Berita

m. najib/net

Indonesia Beruntung Tak Seperti Mesir...

KAMIS, 04 JULI 2013 | 09:49 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Di tengah kondisi Mesir yang memanas pasca kudeta yang dilakukan militer terhadap Presiden Morsy, anggota Komisi I dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Muhammad Najib, akan tetap mendatangi negeri Piramida tersebut.

Awalnya, Najib mau datang ke Mesir atas untuk memenuhi undangan Persatuan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia (PPI) Timur Tengah. Najib diundang untuk menjadi salah seorang pembicara dengan topik "Komparasi Arab Spring dan Reformasi di Indonesia 1998".

Selama ini, Najib terus mengikuti perkembangan di Mesir yang semakin hari semakin memburuk. Tiga hari lalu, ia pun  mengkonfirmasi kepastian acara pada panitia di Kairo. Panitia pun menegaskan tidak ada perubahan agenda, karena peserta dari beberapa negara Timur Tengah telah hadir, dan panitian pun mengirim foto suasana normal di sekitar KBRI.


Namun Rabu tadi malam waktu setempat, kondisi Mesir berubah. Militer mengkudeta Morsy.

Dan meski demikian, Najib memastikan akan tetap datang ke Kairo. Ia pun punya motifasi baru, selain menjadi pembicara. Ia ingin mendampingi mahasiswa dan pelajar Indonesia di Mesir yang jumlahnya mencapai ribuan.

"Saya akan menyampaikan pada mereka bahwa tidak mudah melalui masa transisi dari Pemerintahan diktator dan militeristik menuju demokrasi. Indonesia beruntung dapat melalui masa sulit itu dengan mulus sehingga kini kita menikmati demokrasi yang mulai berbuah ekonomi," kata Najib beberapa saat lalu (Kamis, 4/7).

Najib berharap mahasiswa dan pelajar Indonesia di Mesir bisa mensyukuri negrinya dan semakin bangga dengan bangsanya.

"Saya juga sengaja membawa anak saya yang mahasiswa karena dengan melihat dari dekat apa yang kini terjadi di Mesir lebih berarti dari ribuan kata-kata atau ratusan buku yang mungkin bisa saya berikan kepadanya," demikian Najib. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Galang Kekuatan Daerah, Reynaldo Bryan Mantap Maju Jadi Caketum HIPMI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:13

Anak Muda Akrab dengan Investasi, tapi Tanpa Perencanaan Finansial

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:59

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, DPR Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:46

Dolar AS Menguat 5 Hari Beruntun Dipicu Lonjakan Minyak dan Efek Perang Iran

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:33

Sindikat Internasional Digrebek, Komisi XIII DPR Minta Pemerintah Serius Berantas Judol!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:19

STOXX hingga DAX Ambles, Investor Eropa Dibayangi Risiko Inflasi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:03

Pesanan Hukum terhadap Nadiem Bernilai Luar Biasa

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:44

Volume Sampah di Bogor Melonjak Imbas MBG

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:37

Industri Herbal Diprediksi Berkembang Positif

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:23

Adi Soemarmo Masuk Tiga Besar Embarkasi Haji Tersibuk

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:16

Selengkapnya