Berita

morsy/net

Ada Tiga Faktor yang Akhirnya Membuat Morsy Dikudeta

KAMIS, 04 JULI 2013 | 08:46 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Meski memberikan resiko yang sangat fatal bagi transisi demokrasi, namun melengserkan Muhammad Morsy dari kursi Presiden Mesir memang satu keniscayaan dan langkah politik yang harus diambil oleh militer.

Demikian disampaikan pengamat Timur Tengah, Zuhairi Misrawi, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Kamis, 4/7).

Menurut Zuhairi, ada tiga faktor yang membuat kudeta militer itu diambil sebagai pilihan politik paling mungkin saat ini. Pertama, karena Morsy tidak melaksanakan amanat Revolusi, yaitu memenuhi keadilan sosial di masyarakat Mesir.


Kedua, lanjut Zuhairi, yang mengenyam pendidikan di Al Azhar Mesir, Morsy memaksakan Konstitusi yang prematur dan bahkan mengeluarkan dekrit yang sangat kontra-produktif dengan aspirasi mayoritas warga Mesir.

Ketiga, lanjut Zuhairi, adalah karena dominasi kekuasaan Ikhwanul Muslimin. Sebagai pemimpin yang masih dalam transisi demokrasi, seharusnya Morsy mengakomodir semua kelompok di Mesir.

"Jadi amanat Revolusi yang tidak dilaksanakan, membuat konstitusi yang prematur dan hegemoni kekuasaan ini membuat Morsy akhirnya dikudeta," demikian Zuhairi. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Galang Kekuatan Daerah, Reynaldo Bryan Mantap Maju Jadi Caketum HIPMI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:13

Anak Muda Akrab dengan Investasi, tapi Tanpa Perencanaan Finansial

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:59

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, DPR Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:46

Dolar AS Menguat 5 Hari Beruntun Dipicu Lonjakan Minyak dan Efek Perang Iran

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:33

Sindikat Internasional Digrebek, Komisi XIII DPR Minta Pemerintah Serius Berantas Judol!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:19

STOXX hingga DAX Ambles, Investor Eropa Dibayangi Risiko Inflasi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:03

Pesanan Hukum terhadap Nadiem Bernilai Luar Biasa

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:44

Volume Sampah di Bogor Melonjak Imbas MBG

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:37

Industri Herbal Diprediksi Berkembang Positif

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:23

Adi Soemarmo Masuk Tiga Besar Embarkasi Haji Tersibuk

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:16

Selengkapnya