Berita

Wiranto-HT

Wiranto-HT Curi Kesempatan di Tengah Belum Jelasnya Partai-partai Besar

RABU, 03 JULI 2013 | 15:11 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Kalau partai-partai politik besar terkesan malu-malu dan "mbulet" soal pencapresan, Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) tidak demikian. Dengan sangat percaya diri, Hanura langsung mendeklarasikan ketua umumnya Wiranto sebagai capres dan Ketua Bappilu Hari Tanoesudibjo (HT) sebagai cawapres.

Demikian disampaikan pengamat politik senior AS Hikam menanggapi deklarasi Wiranto-Hary Tanoe.

Menurut Hikam, (Rabu, 3/7), orang bisa saja menganggap deklarasi ini terlalu kepagian atau bahkan menunjukkan kejumawaan Hanura karena kemampuan partai tersebut mencapai ambang-batas parlemen (PT) belum jelas.


Tak hanya itu, hasil survei-survei juga menunjukkan bahwa kecil kemungkinan untuk bisa mengusung capres dan cawapres sendiri tanpa berkoalisi dengan partai lain. Namun, dia yakin, deklarasi pasangan Wiranto-Hary Tanoe bukan tanpa perhitungan yang nalar.

Hikam menjelaskan, ketiadaan petahana dan masih tidak jelasnya capres parpol-parpol besar, membuat kompetisi akan jadi terbuka, tak seperti Pilpres sebelumnya.

"Tokoh sekaliber Prabowo (Subianto) yang unggul di survei-survei pun masih belum menentukan siapa cawapresnya. Tokoh sangat populer seperti Jokowi juga belum tentu didukung partainya. Walhasil, dengan majunya Pak W (Wiranto) dan HT, kompetisi Pilpres setidaknya akan jadi gamblang. Soal menang-kalah, biar rakyat yang menentukan," demikian Menristek era pemerintahan Gus Dur ini. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya