Berita

Politik

Ketum Sayap PDIP Sindir Kepercayaan Diri Wiranto-Hary Tanoe

SELASA, 02 JULI 2013 | 17:44 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Tidak ada yang istimewa dari deklarasi Wiranto-Harry Tanoesudibjo sebagai pasangan calon presiden-calon wakil presiden 2014 usungan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).

"Rakyat menanggapi biasa-biasa saja, karena pencalonan Wiranto bukanlah yang pertama kali. Bahkan pencalonannya bisa berubah-ubah setiap pemilu," kata Ketua Umum Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem), Masinton Pasaribu, kepada Rakyat Merdeka Online, beberapa saat lalu (Selasa, 2/7)

Saat pilpres 2004 silam Wiranto mencalonkan sebagai Capres, dan di pilpres 2009 mencalonkan sebagai Cawapres. Kader PDI Perjuangan ini pun menyindir, semoga Wiranto tidak ikut mencalonkan diri sebagai calon bupati atau walikota bila akhirnya gagal lolos pipres 2014.


Selain itu, tokoh gerakan reformasi 98 ini ingatkan, profil Partai Hanura di mata rakyat belum begitu meyakinkan. Dan berdasarkan survei LIPI yang diumumkan beberapa waktu lalu, Partai Hanura diprediksi tidak akan menembus parliementary treshold 3,5 persen. Padahal, syarat pencapresan adalah 20 persen suara nasional partai politik ataupun gabungan partai politik.
 
"Kepercayaan diri pasangan Wiranto-Harry Tanoe mendeklarasikan pencalonan hanya karena mereka memiliki jaringan media massa dan televisi," ucap Masinton, yang bertarung masuk DPR RI dari Dapil Jakarta II pada Pemilu 2014.[dem]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya