Berita

andi arief/ist

Andi Arief: Hingga Saat Ini Tim Terpadu Mandiri Tidak Pernah Gunakan Uang Negara Serupiah Pun

SELASA, 02 JULI 2013 | 14:03 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Hingga saat ini, penelitian Tim Terpadu Riset Mandiri situs Gunung Padang tidak pernah menggunakan uang negara sama sekali.

"(Tim) belum menggunakan serupiah pun dana APBN atau Dana Abadi Pendidikan yang sudah pernah dikemukakan oleh Mendikbud," kata inisiator Tim Terpadu Riset Mandiri, Andi Arief, beberapa saat lalu (Selasa, 2/7).

Andi Arief menyampaikan hal ini untuk menjawab banyak pertanyaan dari sementara pihak bahwa riset ini dibiayai oleh negara. Bahkan Kompas pun telah mengangkat persoalam pembiayaan ini


Persoalan biaya, ungkap Andi Arief, sama sekali tidak menjadi penghalang bagi peneliti untuk terus mengungkap beberapa hipotesa penelitian. Sementara ini, bantuan tenaga tujuh arkeolog dari Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) sudah merupakan bentuk perhatian yang sangat luar biasa dan sangat berarti.

Tim Terpadu, lanjut Andi Arief, sangat menyadari sepenuhnya bahwa Kementerian Pendidikan dan Kebudayan mungkin saja mempunyai pertimbangan tersendiri untuk tidak atau belum mau membantu riset ini. Tim hanya yakin pertimbangan ini didasari kesadaran bahwa saat ini penggunaan uang negara serupiah pun harus benar-benar hati-hati.

"Sekali lagi, tidak ada dana Abadi pendidikan dan APBN yang digunakan dalam riset ini. Demikian untuk menjadi klarifikasi resmi terhadap pemberitaan Kompas," demikian Andi Arief, yang juga staf Khusus Presiden bidang Bantuan Sosial dan Bencana. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Galang Kekuatan Daerah, Reynaldo Bryan Mantap Maju Jadi Caketum HIPMI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:13

Anak Muda Akrab dengan Investasi, tapi Tanpa Perencanaan Finansial

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:59

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, DPR Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:46

Dolar AS Menguat 5 Hari Beruntun Dipicu Lonjakan Minyak dan Efek Perang Iran

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:33

Sindikat Internasional Digrebek, Komisi XIII DPR Minta Pemerintah Serius Berantas Judol!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:19

STOXX hingga DAX Ambles, Investor Eropa Dibayangi Risiko Inflasi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:03

Pesanan Hukum terhadap Nadiem Bernilai Luar Biasa

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:44

Volume Sampah di Bogor Melonjak Imbas MBG

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:37

Industri Herbal Diprediksi Berkembang Positif

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:23

Adi Soemarmo Masuk Tiga Besar Embarkasi Haji Tersibuk

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:16

Selengkapnya