Berita

ilustrasi/ist

DR Boediarto Ontowirjo: Pasir Piramida Bukti Bangunan Purba di Gunung Padang Dibuat Manusia

SELASA, 02 JULI 2013 | 10:48 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Berdasarkan hasil laboratorium metalurgi, ternyata ancient cemen atau perekat atau suar di Gunung Padang ditemukan di antara tumpukan batu-batu andesit kekar kolom pada sisi lereng yang curam di daerah batas antara teras 1 dan 2.

Penemuan oleh tim arkeologi yang tergabung dalam Tim Terpadu Riset Mandiri situs Gunung Padang ini pun menghasilkan hal penting tentang komposisi semen. Ternyata komposisi semen itu terdiri dari 41 persen kuarsa mono kristalin, 45 persen oksida besi magnesium dan 14 persen lempung. Sementara oksidanya terdiri dari 11 persen hematite, 29 persen magnetite dan beberapa jenis oksida besi yang tidak spesifik sebesar 5 persen.

Sementara itu, kata ahli konstruksi sipil dan uji laboratoroim yang bergabung dalam Tim Terpadu Riset Mandiri, DR Boediarto Ontowirjo, berdasarkan hasil analisis laboratorium terjadap pasir halus ayak yang dikumpulkan pada saat pengeboran di teras 5 sampai dengan kedalaman 15 meter terdiri dari  konsentrat butiran kuarsa 68 persen, oksida besi magnesium 22 persen dan silikat gelas 10 persen.


"Tidak ditemukan lempung atau clay dalam komposisi tersebut diinterpretasikan sebagai pasir piramid atau pyramid san," jelas DR Bediarto Ontowirjo beberapa saat lalu (Selasa, 2/7).

Hal ini, lanjutnya, diperkuat dengan analisis laboratorium difraksi X ray, dan belum ditambah hasil petrografi. Oksida besi di semen dan pasir Piramid Gunung Padang ini  menjelaskan adanya "proses" intervensi manusia dengan pemanasan dan pembakaran untuk memurnikan konsentrasi.

"Tidak ditemukan konsentrasi dominan dari mineral oksida besi magnesium dari banyak analisis petrografi potongan sangat tipis batuan kekar kolom dari 2 lokasi titik pengeboran di Gunung Padang," jelasnya lagi.

Sementara terkait dengan dengan umur dari lapisan tanah yanng ada 60 cm di bawah permukaan, jelasnya, berusia 600 tahun sebelum masehi. Umur di lapisan pasir-kerikil kedalaman sekitar 3-4 meter di Bor-1  sekitar 4700 tahun SM atau lebih tua. Usia ini berdasarkan hasil dari laboratorium Batan.

Sementara berdasarkan laboratorium Miami Florida, lanjutnya, umur lapisan tanah urug di kedalaman 4 meter ruang yang diisi pasir di bawah Teras 5 pada Bor-2, sekitar 7600-7800 SM. Sedangkan hasil laboratorium Batan, menunjukkan bahwa umur pasir yang mengisi rongga di kedalaman 8-10 meter di Bor-2, sekitar 11.600-an tahun SM atau lebih tua.

"Berdasarkan laboratorium Miami Florida, umur dari lapisan kedalaman 5 meter sampai 12 meter, sekitar 14500-25000 SM atau lebih tua," demikian DR Boediarto Ontowirjo. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Galang Kekuatan Daerah, Reynaldo Bryan Mantap Maju Jadi Caketum HIPMI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:13

Anak Muda Akrab dengan Investasi, tapi Tanpa Perencanaan Finansial

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:59

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, DPR Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:46

Dolar AS Menguat 5 Hari Beruntun Dipicu Lonjakan Minyak dan Efek Perang Iran

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:33

Sindikat Internasional Digrebek, Komisi XIII DPR Minta Pemerintah Serius Berantas Judol!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:19

STOXX hingga DAX Ambles, Investor Eropa Dibayangi Risiko Inflasi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:03

Pesanan Hukum terhadap Nadiem Bernilai Luar Biasa

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:44

Volume Sampah di Bogor Melonjak Imbas MBG

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:37

Industri Herbal Diprediksi Berkembang Positif

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:23

Adi Soemarmo Masuk Tiga Besar Embarkasi Haji Tersibuk

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:16

Selengkapnya