Berita

ginandjar kartasasmita

Ginandjar Kartasasmita Cocok Dampingi Jokowi

SENIN, 01 JULI 2013 | 15:04 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Tokoh senior Partai Golkar Ginandjar Kartasasmita dinilai merupakan figur tepat untuk jadi calon wakil presiden mendampingi Joko Widodo, yang diyakini akan diusung oleh PDI Perjuangan sebagai calon orang nomor satu di negeri ini.

Peneliti Maarif Institute Endang Tirtana menilai, Ginandjar adalah sosok yang sudah dalam paket komplit, sebagai tentara, akademisi, politisi, teknokrat dan birokrat. Pengalaman profesionalnya tidak diragukan lagi. Mantan Menteri Pertambangan dan Energi di era Soeharto ini berjasa dalam transisi Indonesia menuju reformasi.

"Dalam periode sebelum lengsernya Soeharto, Ginandjar ditawari untuk bergabung dalam kabinet reformasi ala Soeharto, namun sebaliknya dia menolak dan mendorong agar Soeharto segera lengser," ujar Endang (Senin, 1/7).


PDIP penting untuk memasangkan Jokowi dengan tokoh senior dan punya pengaruh di Golkar. Karena Jokowi, yang ia yakini akan menang kalau maju dalam pilpres mendatang, butuh dukungan satu partai kuat selain PDIP untuk memastikan jalannya pemerintahan ke depan efektif.

"Dalam pandangan saya, saat Jokowi jadi Presiden di 2014 yang akan datang, maka besar kemungkinan PDIP akan berkoalisi dengan Golkar. Akan tetapi, tentunya pilihan ini harus mempertimbangkan figur senior Golkar yang memiliki peluang mengambil alih Golkar secara demokratis pada Munas Golkar 2015," ungkapnya.

Menariknya, sambung Endang, Ginandjar tak hanya senior, tapi juga memiliki faktor electoral dan terbukti dari dua kali berturut turut memenangkan pemilihan DPD RI dari Jawa Barat. Selain itu, Ginandjar juga memiliki kemampuan diplomasi luar negeri yang handal. Selain kental dari sisi politik, dari sisi akademisi, sebagai Profesor, Ginandjar mampu menjaga kualitas profesionalismenya di dalam birokrasi.

"Apakah dia bersedia atau tidak, saya tidak tahu. Silahkan saja ditanyakan langsung. Ginandjar Kartasasmita tentu menjadi figur senior Golkar yang menarik untuk misi itu," demikian Endang, intelektual muda Muhammadiyah ini. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya