Berita

Tommy Sugiarto

Olahraga

Tommy Ingin Seperti Taufik Hidayat

Peringkat World Badminton Federation (WBF)
SENIN, 01 JULI 2013 | 08:40 WIB

Pebulutangkis Indonesia Tommy Sugiarto sangat puas mendapat di kompetisi bergengsi Singapura Open Super Series 2013. Hasilnya, putra legenda bulutangkis Icuk Sugiarto itu langsung melejit peringkatnya di ranking elit WBF.

Sekadar catatan juara tunggal putra, Tommy Sugiarto, bersama uara Ganda Campuran, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dan Juara Ganda Pria, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, kini masuk 10 besar peringkat WBF.

Berita gembira datang dari distribusi peringkat BWF tunggal putra yang baru. Setelah menunggu sekian lama untuk bisa menembus 10 besar dunia, mimpi Tommy terwujud juga.


Berbekal kemenangan manis yang dia raih saat menjadi jawara di Li Ning Singapore Open Super Series 2013, Tommy melesat 6 peringkat untuk masuk ke jajaran top dunia. Setelah sebelumnya menghuni peringkat 13 BWF nomer tunggal putra, Tommy Sekarang duduk di peringkat 7 dunia.

“Menjadi seperti Taufik Hidayat adalah impian saya. Tapi rasanya perjalanan saya masih jauh. butuh kerja keras dan banyak proses yang harus dilalui. Sekarang ini saya berharap terus dapat tampil konsisten,” ungkap Tommy di Jakarta, kemarin.

Menurutnya, rivalitas bulutangkis dunia masih ketat. Kendati sudah menua, raja badminton saat ini Lee Chong Wei tetap patut diwaspadai gebrakannya.

“Apalagi bicara peringkat satu dunia. Itu mungkin masih 2-3 tahun lagi, dan tak gampang untuk menggusur Lee,” katanya.

Indonesia masih mendominasi dunia di partai ganda campuran. Duet maut ganda campuran Indonesia, Tantowi Ahmad dan Liliyana Natsir yang pernah menduduki ranking satu dunia dan sempat terpuruk, kini menempati ranking tiga dunia.

Ganda pria, Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan pun ikut naik peringkatnya. Setelah menjadi jawara di Singapura, keduanya berhasil menambah poin dan naik satu strip ke peringkat enam dunia.

Sedangkan dari Tunggal Putri, Lindaweni Fanetri sudah menyentuh peringkat 11, satu peringkat lagi sebelum masuk ke urutan 10 besar top dunia. [Harian Rakyat Merdeka]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya