Berita

ilustrasi/ist

SURVEI MEDIAN

Publik Puas dengan Kinerja Polisi dalam Memberantas Terorisme namun Tidak dalam Memberantas Korupsi

MINGGU, 30 JUNI 2013 | 13:00 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Mayoritas publik, atau sekitar 85 persen, merasa puas dengan kinerja polisi dalam memberantas terorisme.

"Sementara  65,1 persen publik menilai polisi sukses dalam memberantas narkoba, dan  60 persen menilai polisi berhasil dalam memberantas pornografi," kata Direktur Eksekutif Media Survei Nasional (Median), Rico Marbun, dalam rilis survei bertema Kinerja Polri, KPK, dan Budaya Korupsi, beberapa saat lalu (Minggu, 30/6).

Sementara itu, lanut Rico, sebanyak 57,5 persen publik menilai polisi berhasil dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Dan polisi pun dinilai sukses menjaga kriminalitas oleh 56,2 persen publik.


Namun demikian, ungkap Rico, publik meragukan kinerja polisi dalam menangani dugaan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) oleh aparat. Dalam persoalan ini, mayoritas publik, atau 42,7 persen merasa kecewa. Sementara yang puas ada 40 persen, dan yang menjawab tidak tahu ada 17,3 persen.

Publik pun, masih kata Rico, meragukan kinerja polisi dalam menangani aksi kejahatan yang melibatkan pejabat negara. Dalam hal ini, ada 42,8 persen yang kecewa; 35 persen yang pusa; dan 22,2 persen mengatakan tidak tahu.

Titik terendah publik pada polisi, lanjut Rico, adalah terkait dengan persoalan korupsi. Hanya 30 persen yang merasa puas terhadap kinerja polisi dalam menangani kasus ini, dan sebanyak 57, persen mengaku tidak puas. Sisanya, 12,6 persen mengaku tidak tahu.

Survei ini digelar pada 19-25 Juni 2013 dengan melibatkan 1.100 responden yang tersebar di 33 provinsi, dan menggunakan multistage random sampling dan proporsional. Tingkat kepercayaan survei ini adalah 95 persen, dengan margin of error plus minus 2,87 persen. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Galang Kekuatan Daerah, Reynaldo Bryan Mantap Maju Jadi Caketum HIPMI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:13

Anak Muda Akrab dengan Investasi, tapi Tanpa Perencanaan Finansial

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:59

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, DPR Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:46

Dolar AS Menguat 5 Hari Beruntun Dipicu Lonjakan Minyak dan Efek Perang Iran

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:33

Sindikat Internasional Digrebek, Komisi XIII DPR Minta Pemerintah Serius Berantas Judol!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:19

STOXX hingga DAX Ambles, Investor Eropa Dibayangi Risiko Inflasi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:03

Pesanan Hukum terhadap Nadiem Bernilai Luar Biasa

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:44

Volume Sampah di Bogor Melonjak Imbas MBG

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:37

Industri Herbal Diprediksi Berkembang Positif

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:23

Adi Soemarmo Masuk Tiga Besar Embarkasi Haji Tersibuk

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:16

Selengkapnya