Berita

teguh juwarno

PAN: Daftar Anggota DPR yang Tak Pro Pemberantasan Korupsi Harus Disebarluaskan

SABTU, 29 JUNI 2013 | 15:52 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Diharapkan tidak hanya Indonesia Corruption Watch (ICW) yang melakukan kontrol terhadap para anggota DPR. Seperti ICW yang merilis nama-nama anggota Dewan yang dinilai tak pro pemberantasan korupsi, LSM lainnya juga diharapkan melakukan hal yang sama.

"Rilis ICW patut diapresiasi sebagai bentuk kontrol publik terhadap para wakilnya di parlemen," ujar Sekretaris Fraksi PAN Teguh Juwarno (Sabtu, 29/6).

Menurutnya, sudah sewajarnya anggota parlemen sebagai pejabat publik siap menerima konsekuensi, yakni adanya kontrol publik. Karena itu, langkah ICW ini perlu dikembangkan juga terhadap pejabat-pejabat publik di eksekutif dan birokrasi.


Sementara itu, Wakil Sekjen PAN, Azis Subekti, mengungkapkan, semakin banyak LSM yang melakukan kontrol juga kepada para caleg, hal itu bisa memberikan penerangan ke masyarakat tentang figur-figur para calon wakilnya. Dengan cara itu, kualitas caleg pun bisa lebih terjaga.

"Karena kita semua sesungguhnya ingin orang-orang bersihlah yang akan menjadi wakil rakyat  agar produk yg dihasilkan legislatif periode ke depan benar-benar berpihak pada rakyat,” kata Azis.

Ia tidak menampik kemungkinan besar ke-36 orang itu akan terpilih kembali karena ketidaktahuan publik. “Itulah perlunya agar rilis itu terus disosialisasikan,” kata dia.

Tentang tak adanya kader PAN yang masuk dalam daftar ICW itu, Azis meyakini hal itu karena sejak awal Ketua Umum PAN, Hatta Rajasa, menekankan perlunya rekrutmen caleg yang bersih, berintegritas, punya kapasitas, serta memiliki rekam jejak yang bersih. “Jadi, sebenarnya kami tidak terkejut dengan hasil ICW itu,” kata Azis. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya