Berita

ilustrasi/ist

Delapan Tentara Tewas Dibom di Pinggir Jalan

SABTU, 29 JUNI 2013 | 15:27 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

. Tentara yang sedang dalam perjalanan pulang usai bertugas dengan mengendarai truk, diserang bom di wilayah di Yala, Thailand Selatan. Akibat serangan pada Sabtu hari di pinggir jalan ini, delapan tentara tewas.

"Bomnya sangat kuat sehingga menghancurkan truk. Sepuluh tentara berada di truk. Delapan tewas dan dua lainnya terluka," kata Kolonel Pramote Promin sebagaimana dilansir AFP (Sabtu, 29/6).

Selain itu, katanya, dua pengendara motor yang berada di belakang truk juga ikut terluka dalam ledakan itu.


Insiden ini terjadi beberapa hari setelah pemerintah menolak gencatan senjata pada Selasa (25/6), menjelang hari libur Ramadhan yang dimulai awal bulan depan.

Barisan Revolusi Nasional (BRN), yang merupakan salah satu kelompok pemberontak tertua yang beroperasi di Thailand Selatan, mengusulkan gencatan senjata untuk pada bulan Ramadhan, yang dimulai sekitar 10 Juli. Mereka menuntut pembebasan semua tahanan dan mengusulkan agar Malaysia menjadi mediator.

Namun, pemerintah menolak hal tersebut. [ysa]

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya