Berita

hatta rajasa

Hatta Rajasa: Program BSM dan Pembangunan Infrastruktur Jadi Prioritas

JUMAT, 28 JUNI 2013 | 15:35 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Program Bantuan bagi Siswa Miskin (BSM) dan program pembangunan infrastruktur menjadi prioritas utama kompensasi kenaikan harga BBM. Berbeda dengan sebelumnya, kali ini BSM tidak menjadikan kecerdasan siswa sebagai tolok ukur.

“BSM dan pembangunan infrastruktur dasar menjadi prioritas utama, terutama karena dampaknya ke depan lebih signifikan,” kata Menko Perekonomian Hatta Rajasa, di sela-sela pembagian bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) di Makassar, Jumat (28/6).

Berbeda dengan BLSM atau bantuan beras yang langsung dikonsumsi, BSM dan program pembangunan infrastruktur memberikan jamininan ke depan. Belum lagi program itu dapat menyerap banyak tenaga kerja, sehingga membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


"Program infrastruktur pedesaan akan memberikan manfaat kepada 33 juta pengguna dan mampu menampung banyak pekerja. Anggarannya Rp 7,2 triliun untuk irigasi, jalan desa, perumahan dan lainnya. Karena itulah program ini lebih penting," ujar Hatta dalam rilis yang diterima redaksi.

Ada sekitar 4.000 desa yang akan menikmati perbaikan irigasi kecil dengan program tersebut. Selain itu pembangunan infrastruktur juga terfokus pada pembangunan infrastruktur permukiman dan pengadaan air bersih, yang masing-masing menerima alokasi sekitar Rp 2 triliun.

Mengutip data yang ada, Hatta menyatakan, jangkauan BSM pun ditingkatkan untuk bisa menjamin 16,6 juta siswa dari keluarga kurang mampu. Sementara besaran yang diberikan pun mengalami penambahan. "Kali ini unit cost per siswa per tahun masing-masing Rp 450.000 untuk siswa SD atau sederajat, Rp 750.000 untuk siswa SMP atau sederajat, Rp 1 juta untuk siswa SMA atau sederajat,” kata Hatta.

Bantuan itu belum termasuk tambahan bantuan buku, seragam dan alat-alat tulis. Perbedaannya dengan sebelumnya yang hanya menyasar siswa miskin cerdas, program BSM kali ini diberikan kepada siswa-siswa miskin yang putus sekolah. Hatta berharap bantuan tersebut akan cukup membantu, apalagi dengan adanya bantuan terkait kenaikan BBM sebesar Rp 200 ribu bagi setiap keluarga miskin.

Penegasan Menko Perekonomian itu sejalan dengan pernyataan Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto sebelumnya bahwa pihaknya telah menganggarkan Rp 9 triliun dana kompensasi BBM untuk membangun infrastruktur dasar.

“Dari jumlah itu, sekitar Rp 6 triliun sudah terencana dengan rinci, sementara sisanya belum,” kata Joko sebelumnya. Menurut Joko, pembangunan itu akan membuka 2,5 juta lapangan pekerjaan yang memberikan manfaat kepada sekitar 33 juta orang. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya