Berita

jusuf rizal

Jusuf Rizal, dari Presiden LIRA Menuju Presiden RI

KAMIS, 27 JUNI 2013 | 23:00 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Konvensi calon presiden diharapkan dapat menetralisir dan mengubah citra Partai Demokrat menjadi lebih baik. Apalagi bila berhasil terpilih figur yang tepat untuk menjadi capres dari partai besutan SBY tersebut.

Karena, sejak mantan Ketua Umum Anas Urbaningrum ditetapkan menjadi tersangka, serta SBY dan keluarganya banyak memegang posisi-posisi penting, membuat citra Partai Demokrat tercoreng.

"Partai Demokrat ke depan membutuhkan sosok yang memiliki banyak pengalaman," ujar Ketua Umum DPP Jaring Mahasiswa Lumbung Informasi Rakyat Indonesia (Jaring Mahali) Muhammad Rozi Kamis malam (27/6).


Karena itulah, Jaring Mahali mendukung dan mencalonkan HM Jusuf Rizal untuk ikut dalam konvensi capres Partai Demokrat. Alasannya, pria kelahiran 19 Juni 1965 yang di juluki si Rajawali Merah itu punya jam terbang yang tidak dimiliki sembarang orang. Hidupnya penuh dengan warna yang dimulai dari seorang seniman, marketing, jurnalis, politikus, pengusaha hingga terjebak sebagai aktivis 'penggiat anti korupsi' dan pekerja sosial.

"Jadi, kami meminta kepada seluruh kader Partai Demokrat mendukung Jusuf Rizal dalam penjaringan capres Demokrat ke depan. Jusuf Rizal yang juga Presiden Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) ini sangat dikenal mempunyai integritas, bermilitansi tinggi dan punya energi ekstra," sambung Rozi.

Dia berharap konvensi Demokrat harus berlangsung demokratis. Jangan dipengaruhi oleh segelintir orang yang tetap ingin mempertahankan kekuasaannya. "Hal ini tentu sangat perlu jika Partai Demokrat masih dianggap partainya para demokrat sejati," tandasnya. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya