Berita

Penyeleweng BLSM akan Diadukan ke KPK

KAMIS, 27 JUNI 2013 | 22:21 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Program dana bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM) sebagai kompensasi atas kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) harus didukung semua warga negara.

"Program pemerintah ini harus kita dukung. Karena lewat BLSM ini masyarakat bisa merasakan sentuhan langsung dari pemerintahnya," ujar Direktur Eksekutif Lembaga Anak Bangsa Centre Muhammad Rozi dalam diskusi “Quo Vadis Dampak Pengurangan Subsidi BBM Untuk Kesejahteraan Rakyat,” di Jakarta kemarin.

Hadir sebagai pembicara dalam Diskusi ini Imam Bogie Yudaswara (aktivis senior), Juju Purwantoro (Lembaga Hukum dan Advokasi Lumbung Informasi Rakyat), Franz  Watu (Sekretaris Kabinet LIRA), Joko Priyoski (Pembina Anak Bangsa Centre).


Pada acara juga diselingi pelantikan DPW Jaring Mahali (Jaring Mahasiswa Lumbung Informasi Rakyat) Provinsi DKI Jakarta 2013-2015.

Terkait isu BLSM bagian dari agenda politik politik partai penguasa, Rozi mengungkapkan, kalau setiap kegiatan pemerintah selalu dicuriga lantas harus bagaimana lagi kita membangun negeri ini.

Meski begitu, Rozi menambahkan Lembaga Anak Bangsa Centre siap melakukan pengawasan dalam penyaluran dana BLSM agar tepat sasaran. 

"Jika ada yang melakukan praktek dengan membuat penerima BLSM siluman, kami tak segan-segan akan menyeret mereka ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)," tandas Ketua Umum DPP Jaring Mahalli ini. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya