Berita

Kompensasi Kenaikan BBM Sebaiknya untuk Bangun Infrastruktur

SELASA, 25 JUNI 2013 | 22:39 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Dana kompensasi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) sebaiknya diarahkan untuk pembangunan infrastruktur yang urgent dan pengerjaannya dilaksanakan dengan sistem padat karya. Karena cara itu, akan memberikan efek multiplier yang lebih besar.

Tak hanya itu, sebaiknya kompensasi kenaikan harga BBM pun bisa diarahkan untuk membantu masyarakat miskin membuka usaha produktif yang akan menambah pendapatan mereka.

“Saya yakin kalau program itu terwujud, kenaikan harga BBM tidak akan menyebabkan masyarakat menanggung beban, justru akan menguntungkan warga miskin," ujar pengamat sosial Dr Kadri (Selasa, 25/6).


Meski memang diakuinya, Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) sebagai katup pengaman untuk warga miskin yang bisa langsung dinikmati melawan dampak kenaikan harga BBM yang tidak bisa lagi dihindari.

Menurutnya, selama ini subsidi BBM yang mencapai ratusan triliun rupiah tidak tepat sasaran karena lebih banyak dinikmati orang kaya.

Tapi dengan BLSM ini, orang-orang miskin yang selama ini tidak menikmati subsidi bahan bakar bisa menikmatinya secara langsung. “BLSM menjadi katup pengamanan warga miskin, karena bisa dinikmati langsung oleh rakyat tidak mampu," tandasnya. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya