Berita

Dunia

PM Australia Rajut Boneka Kanguru untuk Bayi William-Kate

SELASA, 25 JUNI 2013 | 17:20 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Sebentar lagi, Pangeran William dan Putri Kate Middleton sedang menanti-nantikan kehadiran bayi dalam keluarga kecil mereka. Kebahagiaan pasangan berbahagia ini tentu dirasakan pula oleh Kerajaan Inggris dan rakyatnya.

Kebahagiaan di Inggris bahkan ikut menular ke benua yang jauh. Perdana Menteri Australia, Julia Gillard, ikut-ikutan tak sabar menantikan pewaris tahta ketiga di Kerajaan Inggris ini, yang dikabarkan bakal lahir pada pertengahan Juli. Dia tegaskan bahwa William dan Kate akan selalu menjadi sosok yang dihormati oleh rakyat Australia.

Saat diwawancarai sebuah majalah Australia pada Selasa (25/6), Gillard mengungkapkan bahwa ia sedang merajut boneka kanguru yang akan diberikan untuk anak pertama William dan Kate.


"Dalam hal merajut untuk bayi Kate, itu adalah pekerjaan yang ringan. Namun aku tidak punya banyak waktu," kata Gillard, seperti yang dikutip Fox News (Selasa, 25/6).

Hal ini dilakoninya di tengah spekulasi bahwa ia akan digulingkan dari partainya sendiri setelah hasil jajak pendapat menyatakan bahwa dirinya berada dalam urutan popularitas terendah.

"Saya hanya berpikir bahwa itu akan menjadi proyek lucu untuk dikerjakan," lanjutnya tentang hadiah untuk bayi William dan Kate. [ald]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya