Berita

presiden sby/ist

HARGA BBM NAIK

AEPI: Kenaikan Harga BBM Cuma Akal-akalan Rezim SBY dan DPR untuk Merampok Uang Rakyat

SENIN, 24 JUNI 2013 | 11:08 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Pemerintahan SBY-Boediono dan DPR benar-benar membuat akal-akalan untuk merampok uang rakyat melalui kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Hal ini, kata Salamuddin Daeng dari Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI), terlihat jelas dari postur APBN Perubahan. Di satu sisi, pemerintah menambah utang demi meningkatkan belanja. Di sisi yang lainnya, pemerintah menaikkan harga BBM sementara anggaran untuk subsidi BBM juga dinaikkan

Dalam APBN-P 2013, Salamuddin mencatat, pemerintah dan DPR sepakat menambah utang neto tahun ini sebesar Rp 231,8 triliun, atau meningkat Rp 50,5 triliun dari target APBN 2013. Dengan tambahan utang ini, maka anggaran belanja pemerintah dan DPR bertambah.


Lebih aneh lagi, lanjut Salamuddin dalam keterangan beberapa saat lalu (Senin, 24/6), anggaran kementerian pun bertambah. Kementerian Keuangan mendapat jatah anggaran Rp 17,9 triliun di tahun ini. Jumlah anggaran tersebut naik dari tahun lalu yang realisasinya hanya Rp 15,7 triliun.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan mendapatkan anggaran Rp 32,88 triliun. Jumlah tersebut naik dari tahun lalu yg realisasinya hanya Rp 30,4 triliun.

Kementerian Perhubungan mendapat jatah anggaran Rp 34,07 triliun pada tahun ini, naik dari tahun lalu yang realisasinya hanya Rp 29,6 triliun. Sedangkan Kementerian Agama mendapat jatah anggaran Rp 45,4 triliun pada tahun ini, naik dari tahun lalu yg realisasinya hanya Rp 36,8 triliun.

Kementerian Pekerjaan Umum mendapatkan jatah anggaran Rp 77,8 triliun pada tahun ini, naik dari realisasi tahun lalu hanya Rp 67,4 triliun. Sementara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, mendapat anggaran Rp 79,1 triliun di tahun ini naik dari realisasi tahun lalu hanya Rp 67,5 triliun.

Begitu juga dengan Kementerian Pertahanan. Kementerian Pertahanan mendapatkan anggaran Rp 80,7 triliun tahun ini, naik naik dari relalisasi tahun lalu sebesar Rp 61,1 triliun. Dan anggaran Polri mencapai Rp 45,2 triliun pada tahun ini, atau naik dari tahun lalu yang realisasinya hanya Rp 39,5 triliun.

"Luar biasa menjijikkan prilaku Rezim SBY dan DPR," demikian Salamuddin. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Brigjen Victor Alexander Lateka Dikukuhkan Sebagai Ketua Umum PABKI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:48

MBG Program Baik, Namun Pelaksanaannya Terlalu Dipaksakan

Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:07

Suporter Indonesia Bisa Transaksi Pakai wondr by BNI di Thailand Open 2026

Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:46

Rupiah Jebol Rp17.600, Prabowo: di Desa Nggak Pakai Dolar

Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:06

Sjafrie Kumpulkan BIN hingga Panglima TNI, Fokus Kawal Mineral Strategis RI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:16

Saham Magnum Melonjak Usai Rumor Akuisisi Blackstone dan CD&R

Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:02

Prabowo Curhat Kenyang Diejek TNI-Polri Urus Jagung: Itu Aparat Rakyat!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:35

Kemenhaj Perkuat Tata Kelola Dam, Jemaah Haji Diminta Gunakan Jalur Resmi Adahi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:18

Instants Fitur Baru Instagram, Ini Bedanya dengan Stories

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:13

Prabowo Minta Aparat Koreksi Diri: Jangan Jadi Beking Narkoba

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:03

Selengkapnya