Berita

ilustrasi/ist

Apakah BLSM Kebijakan Tepat untuk Menanggulangi Dampak Kenaikan Harga BBM?

SENIN, 24 JUNI 2013 | 08:16 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Pemerintah memberikan Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) kepada golongan masyarakat ekonomi lemah sebagai kompensasi atas kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Program ini pun menuai pro dan kontra di masyarakat.

Sementara kalangan ada yang menilai program ini sarat dengan muatan politik, sebagaimana juga program Bantuan Langsung Tunai (BLT) jelang 2009. Pemerintah mau dinilai sebagai Sinterklas, dan ujung-ujungnya untuk menaikkan citra partai penguasa, dalam hal ini Demokrat.


Pihak yang lain menyebutkan bahwa program ini benar-benar tidak mendidik. Pemerintah dinilai sedang mendidik masyarakat untuk terus-menerus menjadi penerima bantuan, dan tidak pernah menjadi mandiri.

Namun, ada juga yang menganggap program ini sebagai program yang tepat. Paling tidak untuk membantu masyarakat ekonomi lemah yang terkena dampak akibat dicabutnya subsidi BBM. Uang senilai Rp 150 ribu per bulan, yang diberikan dari bulan Juni hingga September 2013 dinilai cukup untuk membiayai beban baru masyarakat tersebut.

Melihat pro dan kontra di atas, Rakyat Merdeka Online juga mencoba menjaring aspirasi publik. Paling tidak aspirasi pembaca yang bersedia mengikuti poling.

Nah, menurut Anda, sidang pembaca, apakah BLSM yang diberikan kepada golongan masyarakat ekonomi lemah adalah kebijakan yang tepat untuk menanggulangi dampak kenaikan harga BBM?

Silakan beri jawaban Anda di rubrik poling kami. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Brigjen Victor Alexander Lateka Dikukuhkan Sebagai Ketua Umum PABKI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:48

MBG Program Baik, Namun Pelaksanaannya Terlalu Dipaksakan

Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:07

Suporter Indonesia Bisa Transaksi Pakai wondr by BNI di Thailand Open 2026

Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:46

Rupiah Jebol Rp17.600, Prabowo: di Desa Nggak Pakai Dolar

Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:06

Sjafrie Kumpulkan BIN hingga Panglima TNI, Fokus Kawal Mineral Strategis RI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:16

Saham Magnum Melonjak Usai Rumor Akuisisi Blackstone dan CD&R

Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:02

Prabowo Curhat Kenyang Diejek TNI-Polri Urus Jagung: Itu Aparat Rakyat!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:35

Kemenhaj Perkuat Tata Kelola Dam, Jemaah Haji Diminta Gunakan Jalur Resmi Adahi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:18

Instants Fitur Baru Instagram, Ini Bedanya dengan Stories

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:13

Prabowo Minta Aparat Koreksi Diri: Jangan Jadi Beking Narkoba

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:03

Selengkapnya