Berita

Dunia

11 Warga Asing Tewas Ditembaki Saat Mendaki Himalaya

MINGGU, 23 JUNI 2013 | 14:32 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Sebelas warga negara asing yang sedang mendaki salah satu gunung tertinggi di dunia di Pakistan Utara, Himalaya, tewas setelah diberondong peluru oleh pria bersenjata.

Kepala kepolisian setempat, Barkat Ali, mengatakan bahwa pendaki yang berasal dari Rusia, China dan Ukraina tewas di waktu fajar.

"Mereka berangkat mendaki gunung Nanga Parbat di Gilgit Baltistan Pakistan, untuk melihat matahari terbit," kata Ali seperti dilansir dari Fox News (Minggu, 23/6).


Namun, Ali mengatakan, belum diketahui siapa yang berada di balik serangan itu.

Pakistan telah seringkali terjadi pemberontakan dan konflik internal, tetapi Gilgit Baltistan adalah daerah yang damai, meskipun telah mengalami beberapa kekerasan sektarian antara Sunni dan Muslim Syiah dalam beberapa tahun terakhir.

Daerah Gilgit Baltistan ini merupakan tujuan populer bagi wisatawan karena memiliki sejumlah pegunungan tertinggi di Himalaya. Nanga Parbat sendiri adalah gunung tertinggi kesembilan di dunia dan sangat sulit untuk didaki.[wid]

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya