Berita

ilustrasi/ist

Dunia

Iran Pastikan Situs Kementerian Perminyakan Aman

MINGGU, 23 JUNI 2013 | 13:50 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Seorang pejabat Iran membantah situs Kementerian Perminyakan Iran mendapat serangan cyber.

"Tidak ada serangan cyber terhadap sistem komunikasi dan internet di Kementerian Perminyakan," ujar Kepala informasi Perusahaan Minyak Nasional Iran (NIOC) Ahmad Tavalaei, seperti dikutip Global Times (Minggu, 23/6).

Menurutnya, situs web dari NIOC dan Kementerian Perminyakan ditutup karena sedangan mengalami masalah teknis dan kini sedang dalam tahap perbaikan.


"Situs web dari NIOC dan Kementerian Minyak untuk sementara ditutup karena masalah teknis yang sedang diselesaikan," tambahnya.

Tavalaei menegaskan, kedua situs itu memiliki security yang cukup aman, sehingga serangan cyber sulit terjadi.

Selama beberapa tahun terakhir, Negeri Para Mullah ini telah menjadi target serangan cyber yang banyak ditujukan untuk mengganggu sistem nuklir dan energi. Iran pun menuduh seterunya, Amerika Serikat dan Israel, berada di balik serangan ini. [ian]

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya