Berita

ist

Publika

Dari Aneka Makanan Sampai Barang Elektronik Ada di HUT DKI 486

SABTU, 22 JUNI 2013 | 21:42 WIB | LAPORAN:

Ribuan massa mulai memadati sejumlah titik di kawasan monumen nasional (Monas). Dari anak kecil hingga orang dewasa terlihat jalan kaki guna merayakan HUT DKI ke-486 yang acara puncaknya diagendakan berlangsung malam ini (Sabtu, 22/6).

Pantauan Rakyat Merdeka Online di lokasi, ratusan aparat juga disiagakan di kawasan monas ini. Mulai dari aparat kepolisian, Brimob, aparat berseragam loreng alias TNI, sampai kepada petugas Satpol PP. Petugas Dinas Kebersihan DKI pun tak ikut ketinggalan.

Aneka dagangan juga tersaji dalam perayaan kali ini. Ramai, Riuh semua bercampur jadi satu disini. Mulai dari aneka makanan asli Jakarta, sampai pernak-pernik industri sederhana dijajakan disini. Barang-barang elektronik tanpa surat tak ketinggalan dijual disini. Mulai dari jam tangan sampai kepada handphone buatan China.


Saking ramenya pengunjung yang datang, taman-taman disekitaran monas dan Jalan Medan Merdeka dimanfaatkan menjadi tempat parkir. Sedikit berantakan memang. Tapi, minimal memudahkan akses bagi warga Jakarta untuk merayakan Hari Ulang Tahun kotanya.

Hingga berita ini diturunkan masyarakat terus berdatangan memadati acara. Panggung utama di kawasan monas terlihat juga sudah mulai dipadati warga.

Untuk diketahui, dalam merayakan hari jadi Kota DKI Jakarta ke 486 ini, Pemrov DKI Jakarta memberikan hiburan kepada warga Jakarta, salah satunya yang akan digelar malam festival muda-mudi yang rencananya akan dimeriahkan oleh sejumlah panggung musik sepanjang jalan dari Patung Kuda hingga Hotel Indonesia (HI).

Sementara itu, di lokasi Monumen Nasional (Monas) terpantau warga mulai berdatangan, dimana menjadi letak panggung utama. Aparat keamanan dari pihak kepolisian hingga TNI Angkatan Darat pun terlihat sedang disiagakan untuk mengamankan acara malam festival tersebut. [ian]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya