Berita

abdullah rasyid/ist

Abdullah Rasyid: Dengan 30 Persen SDM Berkualitas, Indonesia Kuasai Dunia

JUMAT, 21 JUNI 2013 | 23:19 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Indonesia merupakan negara yang memiliki potensi besar untuk menguasai pasar dunia. Pasalnya Indonesia memiliki berbagi sumber daya alam, yang tak kalah jauh dengan negara penghasil lainnya di kawasan asia.

Staf khusus Menteri Koordinator Perekonomian Republik Indonesia Ir Abdullah Rasyid ME, mengatakan untuk membentuk negara yang maju, pemerintah butuh 30% sumber daya manusia yang berkualitas, dilihat dari mutu pendidikannya. Kebutuhan itulah yang sudah terpenuhi negara-negara maju seperti Amerika dan Eropa.

Namun di Indonesia sendiri, sumber daya manusia yang memiliki jenjang pendidikan sesuai standar hanya 4%. Untuk itulah peran serta universitas dan sekolah tinggi yang ada di Indonesia, sangat dibutuhkan dalam menumbuh kembangkan Sumber Daya Manusia yang punya daya saing tinggi.


"Kita kalah jauh dengan negara tetangga, apalagi negara maju. Di Indonesia SDM yang kita miliki hanya 4%, sementara untuk menjadikan negara ini maju dan setara dengan negara lainnya, kita butuh 30% SDM yang punya daya saing," terang Rasyid dalam pengantar kuliah umumnya di acara Pelepasan Wisudawan Program Pasca Sarjana Universitas Medan Area, Periode I tahun 2013 di Tiara Convention Hall jalan Diponegoro, sore tadi Jumat (21/6).

Rasyid menambahkan, pertumbuhan ekonomi di Indonesia berkembang positif, jika dibandingkan dengan negara Eropa dan tetangga. Jika dilihat 10 tahun lalu, oreantasi pusat perekonomian mengarah ke benua Amerika dan Eropa. Namun kini, sudah beralih ke benua Asia khususnya Indonesia.

"Pertumbuhan ekonomi kita sudah beranjak 6,2%. Ini merupakan permulaan yang baik dan harus dipertahankan," tambahnya.

Abdullah Rasyid yang juga Bacaleg DPR RI ini memberikan kuliah umum di depan 144 calon wisudawan/ti Pasca Sarjana Universitas Medan Area, yang merupakan bibit generasi bangsa yang mampu mengubah negara ini menjadi lebih baik khususnya di provinsi Sumatera Utara. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya