Berita

PRJ Harus Dikembalikan ke Roh Semula sebagai Pesta Rakyat Jakarta

JUMAT, 21 JUNI 2013 | 15:35 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Pelaksanaan Pekan Raya Jakarta (PRJ) yang sudah menjadi agenda tahunan dan ikon Jakarta setiap hendak merayakan hari ulang tahun tidak perlu dihentikan, tapi harus ditinjau ulang. Karena PRJ meski dikembalikan ke “roh”-nya sebagai ajang “pesta rakyat Jakarta”.  

"Di luar persoalan tentang kepemilikan dan teknis pelaksanaannya seperti yang terjadi saat ini, harus diakui bahwa unsur komersial PRJ lebih terasa dominan," ujar tokoh muda Jakarta Rommy (Jumat, 21/6).

Dengan kata lain, acara tersebut telah kehilangan salah satu dimensi terpentingnya yaitu budaya. Selama ini dimensi budaya tersebut seperti terabaikan dan tidak dijadikan menu utama perayaan.


PRJ hanya menegaskan satu sisi saja tentang Jakarta sebagai kota bisnis. Gelaran festival lain di beberapa tempat di Jakarta seperti Festival Kemang dan lain-lain, juga “beda-beda tipis” dengan PRJ.

“Coba saja lihat. Isinya kan cuma pameran dan jual beli barang. Memang sih ada panggung-panggung hiburan. Tapi kehadiran hiburan itu nggak lebih dari sekedar selingan, hanya untuk narik pengunjung saja ujung-ujungnya sibuk belanja juga. Dan sebenarnya barang yang dijual disana dapat dibeli di tempat lain. Jadi, kayak mindahin toko dan mal saja," ungkap mantan aktivis Ikatan Remaja Muhammadiyah, saat ini Ikatan Pelajar Muhammadiyah.

Sementara itu, dalam tradisi perayaan ulang tahun kota di beberapa negara lain, aspek  budayanya lebih menonjol dibanding aspek komersialnya. Dan itu justru lebih menarik karena oleh pemerintah perayaan itu sekaligus dijadikan sebagai ajang wisata unggulan. Sehingga pelaksanaannya tidak hanya dinikmati oleh warga kota itu sendiri tapi oleh masyarakat para wisatawan mancanegara yang datang kesana.

Jadi sudah saatnya Pemprov DKI Jakarta mulai memikirkan agar PRJ bisa seperti itu, sebagai festival atau pesta budaya, pesta Indonesia yang khas. Tuan rumahnya tentu saja pemerintah dan warga Jakarta. Hal itu  niscaya akan makin menguatkan posisi Jakarta sebagai miniatur Indonesia.

"Selain itu, keberadaan warga asing dari berbagai Negara yang ada di Jakarta juga dapat dilibatkan. Selain untuk kemeriahan peserta, juga agar event budaya ini punya resonansi internasional sehingga dapat menarik minat wisatawan asing untuk datang ke Indonesia, khususnya ke Jakarta," ungkapnya.

"Soal bagaimana teknis pelaksanaannya, mari kita pikirkan bersama. Yang penting seluruh warga Jakarta khususnya terlibat aktif sebagai peserta, sebagai pelaku pesta, bukan diarahkan sekedar jadi konsumen," demikian Rommy, calon anggota DPD RI dari dapil DKI Jakarta ini. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya