Berita

hatta rajasa

PKS Diingatkan Jangan Cari-cari Celah Apalagi Memfitnah Hatta Rajasa Terlibat

KAMIS, 20 JUNI 2013 | 22:10 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Barisan pendukung Menko Perekonomian yang juga Ketua Umum DPP PAN Hatta Rajasa gerah atas pernyataan elit Partai Keadilan Sejahtera, Aboe Bakar Alhabsy. Aboe Bakar mendesak KPK mendalami kesaksian terdakwa suap impor sapi, Juard Effendi, dalam persidangan Rabu kemarin (19/6) yang menyebutkan nama Hatta Rajasa.

"Kami atas nama Garda Muda Nasional (GMN) mendesak SBY untuk memecat menteri menteri asal PKS. Dan meminta KPK untuk segera melakukan penangkapan terhadap Mentan (Suswono). Karena bagaimanapun soal impor daging tersebut adalah hasil kongkalingkong antara Mentan dan Presiden PKS beserta kroninya," ujar Ketua Umum GMN, Kuntum Khoru Basa, Kamis  malam (20/6).

Menurut Ketua Umum sayap PAN ini, seharusnya SBY bersikap tegas terhadap PKS apalagi presiden partai tersebut, meski sudah mengundurkan diri, melakukan korupsi berjamaah. Lebih jauh, tegas Kuntum, PKS sewajarnya diberikan hukuman tidak diikutsertakan dalam Pemilu mendatang bahkan bila perlu dibubarkan sebagaimana dulu dialami PKI.


"PKS itu sekilas mirip-mirip dengan PKI. Beda-beda tipis. Yang satu benar-benar tak kenal agama dan yang satu lagi adalah memperjual belikan agama," tegas Kuntum.

Karena itu, Kuntum mengingatkan, PKS harus bertanggungjawab atas kasus suap impor daging sapi dan jangan mencari-cari celah untuk menyelamatkan diri apalagi sampai melakukan fitnah terhadap Hatta Rajasa.

Dalam persidangan di Pengadilan Tipikor, terdakwa dalam kasus tersebut, Juard Effendi mengaku pernah ditipu oleh Elda Devianne Adiningrat terkait penambahan kuota impor sapi. Menurutnya, Elda menjual nama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa kepada PT Indoguna Utama agar mau mengajukan penambahan kuota impor daging sapi ke Kementerian Pertanian.

"Apakah Elda Devianne Adiningrat (Ketua Asosiasi Perbenihan Indonesia) hanya mencatut nama Pak Hatta untuk meyakinkan Maria Elizabeth (Direktur Utama PT Indoguna Utama) atau bagaimana. Sebagai seorang pengusaha senior, Maria tentunya tidak sembarangan mempercayai Elda ketika mencatut nama seorang Menko, karena menurut rumor yang berkembang mereka memang ada kedekatan, oleh karenanya keterangan tersebut layak untuk didalami," kata Aboebakar, yang juga anggota Komisi III DPR itu. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya