Berita

ilustrasi

Presiden Ingin Bantuan Segera Disalurkan Begitu BBM Dinaikkan

KAMIS, 20 JUNI 2013 | 15:38 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menggelar sidang kabinet paripurna membahas persiapan penyaluran subsidi untuk masyarakat miskin setelah pengumuman kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang akan diumumkan dalam waktu dekat.

Presiden Yudhoyono dalam pengantarnya mengatakan agenda sidang paripurna kali ini adalah mendengarkan paparan Menteri Keuangan Chatib Basri mengenai APBN-P 2013 yang baru saja disetujui oleh DPR RI dan juga penjelasan Menko Kesra Agung Laksono mengenai kesiapan penyaluran sejumlah subsidi bagi masyarakat miskin sehingga tidak terlalu terkena imbas kenaikan harga bahan bakar minyak.

"Kita mendengarkan paparan menteri keuangan mengenai APBN Perubahan 2013 yang baru saja diterbitkan," kata Presiden di Istana Negara, Jakarta (Kamis, 20/6).


Seperti dilansir Antara, Kepala Negara menambahkan Menko Kesra akan menjelaskan kesiapan pemberian bantuan dan proteksi sosial pada golongan tidak mampu, apakah itu beras untuk rakyat miskin, program keluarga harapan, beasiswa keluarga miskin dan bantuan langsung sementara masyarakat.

Presiden menegaskan pemerintah ingin ketika kenaikan harga BBM bersubsidi diumumkan maka sejumlah program bagi masyarakat miskin diharapkan sudah dapat segera disalurkan. "Dengan demikian tidak ada kesenjangan waktu," tegas Presiden. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya