Berita

ilustrasi

Politik

DEMO BBM

LMND: Hari Ini Dua Korban Kritis Korban Represi Aparat Polisi

RABU, 19 JUNI 2013 | 13:57 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) mengecam keras kepolisian yang melakukan represi berulang terhadap massa yang sedang melakukan aksi penolakan kenaikan harga BBM di Ternate, Maluku Utara.

Ketua Umum LMND, Lamen Hendra Saputra, menyatakan bahwa dalam demonstrasi hari ini di Ternate, didapatkan kabar bahwa korban kritis akibat kebrutalan aparat sudah mencapai dua orang.

"Salah satunya adalah anggota LMND Ternate bernama Mirjan, yang belum bisa ditangani oleh pihak rumah sakit di Ternate karena keterbatasan alat, dan dirujuk ke rumah sakit yang ada di Jakarta atau Makassar," kata Lamen dalam siaran persnya, Rabu (19/6).


Walau korban represifitas aparat terus berjatuhan dalam aksi rakyat, LMND tetap pada sikap dan perjuangannya yaitu menggagalkan kenaikan harga BBM.

"Polri harus tanggung jawab atas seluruh biaya pengobatan korban," tegasnya.

Dua hari lalu, kekerasan terhadap demonstran juga terjadi di Ternate, bahkan sampai mengakibatkan seorang wartawan dari Harian Mata Publik, Roby Kelirey, terluka parah akibat tembakan dari aparat polisi. Diketahui kemudian, sebanyak 14 mahasiwa juga alami luka tembak. Sementara dua orang polisi terluka parah dalam bentrokan. [ald]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya