Berita

ilustrasi

Politik

DEMO BBM

Mahasiswa Diingatkan, Memblokir Jalan Menuju Rumah Sakit Adalah Tindakan Biadab

RABU, 19 JUNI 2013 | 13:37 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Indonesia Police Watch (IPW) mengecam keras demonstrasi mahasiswa yang menutup Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, selama dua hari terakhir ini. Apalagi disertai pemukulan terhadap pengendara sepeda motor, seperti terjadi pada aksi kemarin malam (Selasa, 18/6).

Mahasiswa yang berdemonstrasi juga harus mengingat bahwa Jalan Diponegoro Jakarta adalah jalan yang sangat strategis dan vital, mengingat di jalan itu terdapat Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Dalam kondisi apa pun, termasuk dalam kondisi perang sekalipun, jalanan menuju rumah sakit tidak boleh diganggu dan dihalang-halangi, agar masyarakat yang membutuhkan pertolongan bisa cepat diatasi.

"Jadi, tindakan menutup akses jalanan ke rumah sakit adalah tindakan biadab yang tidak berprikemanusiaan, apalagi jika pengendara yang melintas di jalanan dipukuli," sesal Ketua Presidium IPW,  Neta S. Pane, dalam rilis kepada wartawan, Rabu (19/6).


Neta akui bahwa IPW sudah menyampaikan protes kepada para aktivis, tokoh-tokoh mahasiswa, dan tokoh Badan Eksekutif Mahasiswa agar mengingatkan para mahasiswa yang kampusnya di sekitar Jalan Diponegoro agar tidak melakukan pemukulan terhadap pengendara yang melintas di jalan tempat mereka menggelar aksi.

"Para mahasiswa harus mengingat bahwa mereka adalah agen perubahan dan bukan preman jalanan. Jika mereka bertindak semena-mena pada pengendara, bukan mustahil mahasiswa akan dimusuhi masyarakat dan bukan mustahil masyarakat melakukan serangan balasan pada mahasiswa hingga terjadi tawuran masyarakat dengan mahasiswa, seperti di Makasar dan Palopo pada Senin kemarin," tuturnya.

IPW juga berharap para mahasiswa menyadari hal ini dan tidak lagi menutup Jalan Diponegoro dalam demonstrasi. IPW berharap para aktivis, tokoh senior mahasiswa dan tokoh BEM mengingatkan para mahasiswa tidak menutup akses jalan ke rumah sakit. [ald]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya