Berita

sabam sirait/ist

HARGA BBM NAIK

Politisi Senior: Aksi Massa PDI Perjuangan Menolak Kenaikan Harga BBM Sangat Wajar

RABU, 19 JUNI 2013 | 11:27 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Sebelum menjadi anggota DPR, Ribka Tjiptaning sudah memimpin organisasi rakyat dan sudah bekerja untuk membela kepentingan kalangan bawah.

Karena itu, politisi senior PDI Perjuangan, Sabam Sirait, menilai wajar langkah yang diambil Ribka dengan memfasilitasi massa yang mau aksi di jalanan untuk menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Apalagi langkah Ribka ini juga sesuai dengan pendirian partai, dan juga sikap fraksi di DPR.

"Ini merupakan langkah yang sangat wajar dan bahkan lebih dari wajar. Pendirian politik juga harus dikemukakan, sebab politisi tidak boleh jadi banci," tegas Sabam kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Rabu, 19/6).


Sabam pun mengingatkan bahwa pemerintah juga menggunakan berbagai cara untuk meredam beragam aksi ini. Artinya, secara politik, ada aksi yang tidak kasat mata untuk menahan aspirasi rakyat. Misalnya, di lapangan, melalui polisi yang ada di bawah kendali pemerintahan.

Namun Sabam bisa memastikan, berdasarkan informasi dari berbagai televisi dan media, tidak ada satu kampus pun, atau bahkan tidak satu mahasiswa pun, yang menerima kenaikan BBM. Artinya suara rakyat, yang memiliki wakil maupun yang tidak memiliki wakil di DPR, dengan tegas menolak kenaikan BBM.

Sabam pun melihat sikap Fraksi PKS, yang merupakan bagian dari pemerintahan, yang juga menolak kenaikan harga BBM ini. Begitu juga dengan Fraksi Hanura dan Fraksi Gerindra. Ketiga partai ini pun mengatakan bahwa kenaikan harga BBM bisa merugikan rakyat, sebagaimana disuarakan PDI Perjuangan.

"Kalau PDI Perjuangan, sebagaimana disampaikan jurubicara fraksi, bahwa sendirian atau tidak, PDI Perjuangan tetap berada dalam pendirian politik untuk menolak kenaikan BBM," demikian Sabam. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

UPDATE

Brigjen Victor Alexander Lateka Dikukuhkan Sebagai Ketua Umum PABKI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:48

MBG Program Baik, Namun Pelaksanaannya Terlalu Dipaksakan

Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:07

Suporter Indonesia Bisa Transaksi Pakai wondr by BNI di Thailand Open 2026

Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:46

Rupiah Jebol Rp17.600, Prabowo: di Desa Nggak Pakai Dolar

Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:06

Sjafrie Kumpulkan BIN hingga Panglima TNI, Fokus Kawal Mineral Strategis RI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:16

Saham Magnum Melonjak Usai Rumor Akuisisi Blackstone dan CD&R

Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:02

Prabowo Curhat Kenyang Diejek TNI-Polri Urus Jagung: Itu Aparat Rakyat!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:35

Kemenhaj Perkuat Tata Kelola Dam, Jemaah Haji Diminta Gunakan Jalur Resmi Adahi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:18

Instants Fitur Baru Instagram, Ini Bedanya dengan Stories

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:13

Prabowo Minta Aparat Koreksi Diri: Jangan Jadi Beking Narkoba

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:03

Selengkapnya