ilustrasi/ist
ilustrasi/ist
Dengan demikian, ribuan yayasan yang sudah ada selama ini, yang bergerak di bidang keagamaan, pendidikan, sosial, kesehatan, seni budaya, dan lain-lain, akan terseret ke ranah politik di bawah kendali pengawasan pemerintah, dalam hal ini Direktorat Jenderal Kesatuan Bangsa dan Politik, Kementerian Dalam Negeri.
"Konsekuensinya, yayasan dapat dibekukan hingga dibubarkan, bukan melalui instrumen UU Yayasan, tapi dengan UU Ormas yang baru," kata Direktur Monitoring, Advokasi, dan Jaringan Program Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia (PSHK), Ronald Rofiandri, beberapa saat lalu (Rabu, 19/6).
Populer
Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31
Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00
Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12
Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39
Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13
Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16
Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43
UPDATE
Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:48
Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:07
Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:46
Sabtu, 16 Mei 2026 | 16:06
Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:16
Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:02
Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:35
Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:18
Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:13
Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:03