Berita

Olahraga

Kemauan Politik Kunci Pembangunan Sepakbola di Depok

SENIN, 17 JUNI 2013 | 19:57 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Dunia sepakbola di Depok, Jawa Barat, sebenarnya dapat berkembang menjadi lebih besar. Syarat awalnya cuma satu, yakni political will dari pemerintahan dan politisi di Depok.

Hal tersebut diungkapkan oleh Fatahillah Ramli, mantan aktivis mahasiswa era 80-an, yang belakangan ini serius perkembangan industri olahraga dan komunitasnya. Menurut dia, kemajuan sepakbola adalah representasi kemajuan sebuah kota atau negara. Stadion yang representatif menjadi simbol sekaligus sarananya.

"Persepsi dunia kini, bila bolanya maju maka dimungkinkan kota atau negaranya dinilai maju,” tuturnya dalam acara Ngopi Bareng Depoklik, bersama suporter Persija Jak Mania dan suporter Persikad Depok, di bilangan Depok 2, kemarin.


Soal perkembangan tim satu-satunya kebanggaan warga Depok, Persikad, sebagai klub profesional Depok dalam persepakbolaan Indonesia, petinggi Partai Golkar ini berharap para pemangku jabatan di Depok perlu duduk bersama manajemen klub maupun KONI, media massa serta warga pendukung klub.

Dia pun mencontohkan, Lapangan Pelita di wilayah Sawangan, yang selama ini menjadi tempat latihan Persija Jakarta, seharusnya dimiliki Persikad untuk dibangunkan stadion yang layak. Pembangunan stadion baru yang representatif sangat diperlukan. Stadion harus memuaskan dari sisi fasilitas yang layak untuk penonton, untuk pewarta media, siaran langsung, lahan parkir yang luas, serta kantor-kantornya.

"Tentu hal ini sangat bisa dilakukan bila ada political will tadi," tegasnya lagi.

Dengan kehadiran stadion baru yang layak, lanjut Fatah, bisa terjadi percepatan perkembangan sepakbola di Depok karena akan berdampak ke semangat warga yang lebih tinggi untuk mendukung persepakbolaan Depok.

Dalam kesempatan sama, pendiri sekaligus mantan ketua komunitas suporter Persija (Jak Mania), Bung Ferry,  yang turut terlibat dalam diskusi santai ini, menyatakan, kebangkitan persepakbolaan di Depok akan memberi pengaruh baik ke Persija Jakarta. [ald]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya