Berita

joko widodo di hi

Dunia

Sejak Jadi Walikota, Jokowi Tak Mendukung BLT

SENIN, 17 JUNI 2013 | 16:25 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo tidak mendukung kebijakan pemberian Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM).

Gubernur yang biasa disapa Jokowi itu lebih setuju apabila bantuan diberikan dalam bentuk program usaha kecil.

"Kalau bisa bantuan itu diberikan buat usaha-usaha produktif, usaha-usaha kecil, usaha-usaha rumah tangga yang produktif, itu lebih baik," ujar Jokowi kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (17/6).


Seperti dikutip dari JPNN, Jokowi mengungkapkan, dirinya tidak pernah setuju dengan segala jenis program bantuan berupa uang tunai. Ia mengaku juga tidak mendukung ketika pemerintahan sebelumnya menerapkan kebijakan Bantuan Langsung Tunai (BLT).

Kader PDIP itu menilai pemerintah seharusnya membantu dengan program yang dapat mendorong tingkat produktifitas masyarat. Dengan meningkatnya produktifitas maka efek inflasi akan teredam dengan sendirinya.

"Tidak diberikan dalam bentuk BLSM seperti ini. Memberikan cash sehingga memberikan pendidikan yang tidak baik untuk masyarakat," ujar mantan Wali Kota Surakarta ini.

Pemberian BLSM dengan nilai perkiraan Rp150 ribu per bulan dalam rangka mengurangi dampak kenaikan harga BBM bersubsidi bagi masyarakat miskin. Rencananya, kenaikan harga BBM akan diberlakukan mulai bulan Juni ini. Saat disinggung soal kenaikan harga BBM, Jokowi enggan berkomentar.

"Nggak tahu, tanya pemerintah pusat," tandasnya. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya