Berita

saleh husin

Harga BBM Naik, Semakin Jelas Pemerintah Tak Berempati kepada Rakyat

SENIN, 17 JUNI 2013 | 10:35 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Penolakan akan rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi terus disuarakan. Partai oposisi di parlemen juga tak bosan mengingatkan pemerintah agar lebih berempati kepada masyarakat.

"Pemerintah sudah tidak mempunyai rasa empati terhadap apa yang dihadapi masyarakat saat ini," ujar Sekretaris Fraksi Hanura Saleh Husin (Senin, 17/4).

Saleh menjelaskan, saat ini mayoritas penduduk Indonesia, yaitu umat Islam, akan memasuki bulan suci Ramadhan. Sudah menjadi kebiasaan, setiap jelang bulan puasa, harga berbagai kebutuhan melambung sangat tinggi.


Selain itu, saat ini juga memasuki tahun ajaran baru. Sehingga sebagian besar para orang tua murid akan memasukkan anak-anaknya ke sekolah baru maupun kelas baru. Tentu mereka akan membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Karena itu, Hanura mengingatkan, pemerintah jangan sampai perberat beban yang dihadapi masyarakat dengan menaikan harga BBM. Saat ini saja, berbagai kebutuhan sudah merangkak naik. Apalagi kalau BBM dinaikan maka tentu akan naik lagi.

"Untuk itu, secara tegas Hanura menolak kenaikan harga BBM walaupun pemerintah sudah diberikan keleluasaan boleh menaikan BBM dengan catatan ICP rata-rata dalam 6 bulan terahir mencapai 115 USD. Nah saat ini ICP berada di angka 95 USD (per barel). Jadi pemerintah belum punya alasan yang kuat untuk menaikan harga BBM," tegas Saleh. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya