Berita

ilustrasi

Jelang Ramadhan, Warga Mulai Borong Berbagai Kebutuhan

MINGGU, 16 JUNI 2013 | 12:59 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Sebagian warga Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, mulai memborong barang-barang keperluan untuk stok selama bulan suci Ramadan nanti.

"Mumpung harga belum terlalu naik, jadi mending beli sekarang. Biasanya kalau menjelang Ramadan hingga lebaran harga akan naik. Makanya lebih baik beli dari sekarang," kata Salma, salah seorang pembeli, di Pasar Keramat Sampit, Minggu (16/6).

Maklum, sebentar lagi harga BBM bersubsidi naik. Walau transportasi darat dan laut serta udara memakai BBM nonsubsidi, namun bisa dipastikan harga barang-barang keperluan keseharian ikut naik secara drastis.


Alasan itu, menurutnya bukan alasan yang mengada-ada. Pasalnya, seakan sudah menjadi tradisi menjelang Ramadan, harga hampir semua kebutuhan akan naik akibat tingginya permintaan masyarakat.

Sejumlah barang yang dibeli untuk stok adalah barang yang tidak mudah rusak, di antaranya beras, minyak goreng, gula, dan lainnya. Sedangkan kebutuhan lainnya bisa dibeli saat dibutuhkan, namun jumlahnya tidak terlalu banyak.

"Ada yang naik tapi ada juga yang turun. Seperti beras, harganya naik. Misalnya beras Dua Anak isi 25 kilogram yang dulunya Rp 250.000, sekarang sudah Rp 255.000 sekarung. Tapi ada juga yang turun, seperti bawang merah sekarang turun," kata Dian, seorang pedagang, seperti dilansir Antara.

Ramadan tahun ini diperkirakan akan tiba pada akhir pekan pertama Juli mendatang. Biasanya, tingkat konsumsi masyarakat selama Ramadan meningkat dibanding biasanya meski selama bulan suci ini umat Islam menjalankan ibadah puasa. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya