Berita

Sekjen IMM Desak Aparat Hukum Usut Kekerasan Massa LDII terhadap Kadernya

MINGGU, 16 JUNI 2013 | 11:48 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah mengecam aksi kekerasan yang dilakukan sekelompok massa dari Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) kemarin di masjid kampus Universitas Ibnu Khaldun (UIKA), Bogor, Jawa Barat.

Saat itu, IMM Cabang UIKA Bogor menggelar seminar aqidah Islam dan pelatihan ruqyah. Tapi tiba-tiba, massa LDII datang dan meminta acara tersebut dibubarkan. Bahkan, mereka sempat memukul ketua panitia diskusi, Muhajir Abbasy.

"Semestinya pihak LDII melakukan komunikasi terlebih dahulu atau ikut berdiskusi secara ilmiah dan berdasarkan kajian yang bersumber pada Al Qur’an dan Al Hadits . Tidak semestinya dengan cara kekerasan," ujar Sekjen DPP IMM Fahman Habibi (Minggu, 16/6).


Fahman menjelaskan, jika dinilai ada yang bertentangan dengan ajaran Islam yang dibahas dalam diskusi tersebut, juga tidak pada tempatnya melakukan aksi kekerasan. Apalagi hal itu digelar di masjid. "Apapun alasannya kami mengutuk tindak kekerasan dan pemukulan. Seharusnya bisa ditempuh dengan cara dialog," ungkapnya.

Karena itu, DPP IMM berharap kejadian kemarin itu tidak meluas dan tidak dimanfaatkan oleh pihak lain yang tidak bertanggung jawab.

"Kami meminta kepada pihak aparat keamanan setempat untuk menyelesaikan  permasalahan ini sesuai  hukum yang berlaku. Bagi seluruh kader  IMM, agar tetap bertindak sesuai aturan yang berlaku," demikian Pimen, panggilan akrabnya. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya