Berita

ahok/ist

Olahraga

Ahok: Masa Ada Perawat Puskesmas Datang Telat Sambil Nenteng Sayur

SABTU, 15 JUNI 2013 | 19:43 WIB | LAPORAN:

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama bersikukuh untuk tetap melakukan seleksi lelang jabatan terhadap kepala Puskemas di DKI.

Menurutnya, tindakan ini harus dilakukan karena selama ini kepala puskemas tidak mampu mendisiplinkan perawat dan staf yang bertugas.

"Kita ingin dokter dan perawat bisa mulai bekerja sebelum jam 8 pagi,” kata Ahok di Balaikota, Jakarta (15/6).


Ahok, begitu ia biasa disapa, bahkan mengatakan dirinya memiliki bukti ketidakdisiplinan perawat yang bertugas di Puskemas.

“Masa ada perawat yang datang ke Puskesmas pukul 08.30, terus masuk sambil nenteng sayur. Saya punya fotonya," tambahnya.

Untuk itu, Ahok sangat berharap agar perawat di Puskemas dapat meningkatkan mutu pelayanannya terhadap masyarakat dan tidak lagi melakukan pembiaran terhadap pasien yang tengah berobat di puskesmas.

“Pasien sudah ngantre 30 menit, kemudian dokternya bilang tidak bisa menangani penyakitnya dan dirujuk ke Puskesmas kecamatan. Di sana harus antre lagi lama," lanjut Ahok.

"Harusnya perawat tanya lebih dulu, kalau harus dirujuk, perawat harus bisa mendaftarkan pasien, sehingga tidak perlu mengantre terlalu lama. Itu masalah kita yang harus diperbaiki,” terangnya. [ian]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya