Berita

ilustrasi/ist

Dunia

Tiga Milisi Tewas Usai Bentrok dengan Demonstran

SABTU, 15 JUNI 2013 | 16:26 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Setidaknya tiga milisi tewas ketika sebuah pasukan kelompok milisi khusus bentrok dengan demonstran bersenjata di Libya pada Sabtu pagi (15/6).

Bentrokan ini terjadi setelah puluhan demonstran menyerang markas Brigade Perisai Libya, sebuah organisasi milisi yang beroperasi atas ijin Kementerian Pertahanan Libya di Benghazi pada Jumat malam (14/6). Para demonstran menuntut agar kelompok milisi tersebut dibubarkan.

"Para demonstran membakar dua kendaraan milik kelompok milisi tersebut," kata seorang perwira tentara Libya, seperti yang dikutip AFP (Sabtu, 15/6).


Para milisi dibuat terbirit-birit meninggalkan markasnya saat demonstran mulai mengepung area tersebut.

Seorang saksi di lokasi mengatakan para demonstran, beberapa diantaranya bersenjata, telah menembakkan senjata ke udara dan meluncurkan granat roket di luar markas.

Kelompok ini didirikan oleh para mantan pejuang pemberontak yang membantu menggulingkan mantan rezim Muamar Khadafi tahun 2011. Warga kesal dengan kelompok bersenjata ini karena dianggap telah mengganggu stabilitas yang mulai dirajut di Libya

Kemarahan rakyat Libya memuncak setelah pemerintah pusat memberikan lisensi kepada kelompok milisi dengan dalih bahwa pasukan pemerintah terlalu lemah untuk menjaga keamanan. [ian]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya