Berita

Tontowi Ahmad/Lilyana Ntsir

Olahraga

Ganda Campuran Garuda Saling Bunuh Di Babak Ke-2

Djarum Indonesia Open 2013
RABU, 12 JUNI 2013 | 08:21 WIB

Para pemain Eropa berhasil ditumbangkan  dua pasangan ganda campuran Indonesia dalam babak pertama Djarum Indonesia Open 2013, di Istana Olahraga (Istora) Senayan, kemarin. Dengan demikian kedua pasangan Indonesia itu akan saling bunuh di babak kedua.

Pasangan ganda campuran asal Denmark, Mads Pieler Kolding/Kamilla Rytter Juhl harus bertekuk lutut setelah melalui duel panjang melawan duet maut ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir dengan skor 22-20, 15-21, 17-21.

Sempat kalah di game pertama, pasangan yang biasa dipanggil Owi/Butet ini mampu menyamakan keadaan di game kedua.  Pada game ketiga, laga berlangsung panas, penonton dibuat tegang menahan nafas, menjerit histeris.
Meski di game ini tontowi sempat melakukan beberapa kesalahan, namun dia melesatkan smash-smash keras nan cantik yang tak mampu dibendung lawannya.

Meski di game ini tontowi sempat melakukan beberapa kesalahan, namun dia melesatkan smash-smash keras nan cantik yang tak mampu dibendung lawannya.

“Game pertama masih meraba lapangan dan arah angin kurang stabil, jadi harus disesuaikan di penampilan perdana. Namun kami dapat mengantisipasi sehingga kembali fokus dan bangkit di game berikutnya,” tutur Lilyana kepada wartawan di Interview Room Istora Senayan, Jakarta.

Kira-kira tim mana yang paling ditakuti? Melawan teman satu negara, jawab Butet. Sebab, belum pernah bertemu dalam pertandingan resmi meski sering latihan bersama.

“Melawan Frans dan shendy akan menjadi laga yang seru dan berjalan alot. Karena sudah sama-sama tahu skill masing-masing, jadi faktor mental dan keberanian di lapangan yang menjadi faktor penentu di lapangan.”

Di laga sebelumnya, ganda campuran asal Jerman, Michael Fuchs/Brigit Michels mengalami nasib serupa pasangan asal Denmark. Fuchs/Michel harus mengakui kehebatan tim Indonesia, usai dilibas pasangan Frans Kurniawan/Shendy Puspa Irawati, dengan raihan skor 24-22, 16-21 dan 11-21.

Dengan demikian, besar kemungkinan di babak kedua mereka akan bertemu rekan senegaranya, yakni pasangan ganda campuran Tontowi/Lilyana.

Meski begitu, Shendy mengaku tidak gentar. Menurutnya, siapapun yang menjadi lawan yang terpenting adalah memberikan yang terbaik dan memenangkan pertandingan.

“Tidak masalah siapapun yang menjadi lawan, yang terpenting adalah berikan yang terbaik dan menangkan pertandingan.”

Di laga lainnya, ganda campuran Muhammad Rijal/Debby Susanto sukses menyusul rekan-rekannya. Rizal/Debby yang berlaga melawan pasangan Jepang, Takeshi Kamura/Koharu Yonemoto menang dua set langsung 22-20, dan 21-15 dalam pertarungan selama 33 menit.

Selanjutnya, Rijal/Debbya akan bersua dengan pasangan Inggris, Chris Langride/Heather Olver. Mereka lolos ke babak kedua setelah mengalahkan pasangan Denmark, Andres Kristiansen/Julia Houmann, 21-19, 14-21, 23-21.

Sementara itu, di tunggal putri, kesuksesan Hera Desi yang melangkah selanjutnya tidak diikuti juniornya, Hana Ramadhini. Hana yang berusia 18 tahun itu harus takluk di tangan tunggal putri Korea Selatan, Yeon Ju Bae dua set langsung 21-18 21-10. [ Harian Rakyat Merdeka ]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya