Berita

Dunia

Cuaca Buruk Landa Sri Lanka, 5 Tewas Tewas dan Puluhan Lainnya Hilang

MINGGU, 09 JUNI 2013 | 10:29 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Setidaknya lima orang tewas dan puluhan lainnya hilang akibat hujan deras dan angin kencang yang melanda Sri Lanka pada Sabtu (8/6).

Selain korban tewas, jurubicara kepolisian, Buddhika Siriwardena juga menyebutkan bahwa puluhan nelayan yang sedang mencari ikan dilaut dinyatakan hilang.

"Angkatan Laut dan Angkatan Udara telah dikerahkan untuk mencari puluhan nelayan yang dilaporkan hilang di laut," katanya, seperti dikutip dari AFP (Minggu, 9/6).


Pusat Penanggulangan Bencana Sri Lanka mengabarkan bahwa hujan dan angin kencang memaksa pihaknya untuk membuka empat pintu air waduk Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Hal tersebut dilakukan guna
mencegah kerusakan bendungan.

Jurubicara militer, Ruwan Wanigasooriya, mengatakan pasukan darat juga dikerahkan untuk membantu dalam operasi penyelamatan.

Hujan deras disertai angin kencang ini juga membuat sejumlah pohon tumbang di beberapa ruas jalan, termasuk jalan raya utama ke Bandara Internasional Bandaranaike, di utara ibukota, kata polisi. Cuaca buruk ini diperkirakan akan berlanjut selama akhir pekan dengan hembusan angin hingga 70 kilometer (43 mil) per jam.[wid]

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya