Berita

Politik

Rizal Ramli Ungkapkan Pesan Terakhir Taufiq Kiemas

SABTU, 08 JUNI 2013 | 19:28 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Ekonom senior Indonesia, DR. Rizal Ramli, merasa sangat berduka atas kepergian Ketua MPR, Taufiq Kiemas, sahabat dan teman seperjuangannya sejak sebelum reformasi.

"Taufiq Kiemas adalah politisi tangguh yang sangat cinta Indonesia. Sejak beberapa tahun terakhir, sikap dan tindakan Taufiq Kiemas sebagai Ketua MPR menunjukkan sifat kenegarawanan yang semakin menonjol," terang Rizal Ramli lewat pesan singkat beberapa saat lalu (Sabtu malam, 8/6).

Rizal ingat, pesan terakhir almarhum yang disampaikan kepadanya adalah agar Pancasila betul-betul jadi ideologi negara, dan supaya terjadi regenerasi kepemimpinan di Indonesia. Hal itu menunjukan pandangan yang bijak dan jauh ke depan.


"Semoga Bang Taufiq Kiemas diterima di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan untuk melanjutkan perjuangannya," ucap Rizal.

Pada Selasa 14 Mei lalu, Rizal dan Taufiq Kiemas sempat bertemu di kantor Taufiq, Senayan, Jakarta. Saat itu Taufiq bahkan sempat menyampaikan sambutan hangatnya atas rencana pencalonan sebagai presiden pada 2014.

"Bagus itu. Kalau untuk kepentingan rakyat, pasti akan banyak dukungan. Pak Rizal punya banyak konsep yang bagus-bagus dan kemampuan untuk merealisasikannya. Asal itu untuk kemakmuran rakyat, pasti didukung," ujar Taufiq kala itu.

Taufiq juga menyambut baik gagasan Rizal tentang perlunya negara mendanai Parpol lewat APBN. Menurut dia, ide ini membuka peluang lahirnya anak-anak muda yang pintar dan berkualitas agar bisa tampil menjadi pemimpin. Reformasi pembiayaan Parpol juga akan mendorong masyarakat meritokrasi, hanya yang pintar dan unggul yang layak menjadi pemimpin. [ald]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya