Pemain New York Knicks Jason Kidd memutuskan untuk pensiun setelah 19 tahun berkiprah di NBA. Pengumuman pensiun tersebut diumumkannya, kemarin, atau selang dua hari pasca pengunduran diri Forward Los Angles Clippers, Grant Hill, pemain yang pernah bersamaan meraih gelar Rookie of the Year pada 1995.
“Selama saya berprofesi sebagai pebasket NBA, itu adalah perjalanan hidup yang sangat luar biasa. Tapi, semua itu harus saya akhiri,†kata Kidd dikutip YahooSport, kemarin.
Pemain yang pernah memenangkan dua medali emas Olimpiade itu mengutarakan, banyak suka duka yang pernah dialaminya selama 19 tahun bermain basket. Baik itu di dalam maupun di luar lapangan.
“Di lapangan, suka cita itu saya rasakan ketika tim yang saya bela menang. Dukanya, ketika kami harus kecewa karena menelan kekalahan.â€
Bersama Knick, musim lalu, Kidd yang pernah 10 kali masuk dalam NBA All-Star itu memang gagal membawa timnya lolos ke babak final. Dia hanya mampu membawa klubnya sampai ke semifinal wilayah Timur karena disingkirkan Indiana pacers dengan skor 4-2.
“Sekarang, saya hanya bisa merenung dan mengenang masa-masa saya ketika masih membela empat tim yang pernah saya bela di NBA.â€
Sekadar informasi, Kidd hampir selalu memiliki dampak besar pada setiap tim yang dia perkuat. Dia memimpin New Jersey Nets dua kali tampil di NBA Finals di 2002-03, membantu Dallas Mavericks memenangkan gelar NBA 2011, dan berada di tim utama Knicks untuk mencapai putaran kedua babak playoff sejak tahun 2000.
Ia bahkan tercatat sebagai salah satu pemain dengan jumlah assist dan steal terbanyak dalam sejarah NBA dengan 12.091 assist dan 2.684 steal dalam sejarah NBA. Ia hanya kalah dari legenda Utah Jazz yang juga pemain Hall of Fame, John Stockton.
Selam berkarir, Kidd meraih satu cincin juara bersama Dallas Mavericks serta mengoleksi dua medali emas Olimpiade bersama tim bola basket Amerika Serikat. Kidd pernah bermain untuk Phoenix Suns dan New Jersey Nets. [Harian Rakyat Merdeka]