Berita

SATPOL PP/IST

Olahraga

Kasatpol PP Jaktim: Warga di Cakung Sudah Berkali-kali Diajak Dialog

RABU, 05 JUNI 2013 | 15:04 WIB | LAPORAN:

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Timur, Syahdonan menampik jika pihaknya dibilang tidak pernah melakukan sosialisasi terkait rencana pembongkaran lahan fasilitas sosial dan fasilitas umum yang diduduki puluhan kepala keluarga (KK) di areal Perumahan Taman Pulo Gebang, Jalan Raya Bekasi, Cakung.

Bahkan, kata Syahdonan, warga sudah berkali-kali diundang berdialog mencari solusi terbaik.

"Kami sudah mengajak berdialog, tapi tidak diindahkan. Kami sudah kirim surat peringatan sebanyak tiga kali dan yang terakhir kami kirim per tanggal 25 April," paparnya, Rabu (5/6).


Syahdonan menambahkan, pembongkaran dilakukan di atas lahan seluas 3 ribu meter persegi yang saat ini diduduki para pengepul barang bekas. Padahal, lahan tersebut merupakan lahan fasos fasum yang diserahkan Yayasan Dana Pensiun Mandiri kepada Pemprov DKI Jakarta sejak tahun 2010 lalu.

"Ini bagian dari penataan kota. Ke depan, kawasan ini akan dibangun taman," kata Syahdonan.

Dalam penertiban ini, tambah Syahdonan, pihaknya mengerahkan sebanyak 1.002 personil dengan rincian 650 petugas Satpol PP dibantu 307 personil TNI/Polri dan 45 petugas dari instansi lain.

"Awalnya petugas empat dihalang-halangi saat akan melakukan pembongkaran. Namun, kondisi tersebut masih bisa dikuasai sehingga pembongkaran dan eksekusi lahan ini berjalan lancar," tandasnya.[wid] 

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya