Berita

Nusantara

Lima Penambang Tanah Tewas Tertimbun Longsor

SELASA, 04 JUNI 2013 | 18:25 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Hujan deras telah menyebabkan tanah longsor dan menimbun lima orang penggali tanah di Desa Karang Mulya RT 04/03 Kelurahan Bojong, Kabupaten Tegal, Provinsi Jawa Tengah pada Selasa (4/6/) pukul 15.45 WIB.

Lima korban tewas telah ditemukan dan berhasil diidentifikasi. Mereka adalah Khotimah Binti Tahyid (50); Sapuroh Binti  Nawawi (55); Rumanah Binti Wasrap (50); Tarmudi  Bin Nurdi (60); dan Akhamid Bin Dukat (45).
 
"Korban adalah penambang tanah untuk bahan batako. Kejadian bermula saat mereka menggali di tebing setinggi 5 meter. Dan penggalian ke bawah tanah sedalam 2-3 meter. Tiba-tiba tanah di tebing yang berupa kebun longsor," kata Kepala Pusat data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, kepada wartawan, Selasa (4/6).
 

 
BPBD Tegal, TNI, relawan dan warga setempat telah berhasil melakukan evakuasi korban. Evakuasi dilakukan secara manual karena alat berat tidak memungkinkan didatangkan ke lokasi longsor. Terkait dengan hal ini masyarakat dihimbau untuk selalu waspada dengan cuaca ekstrem yang mudah berubah.

Adanya anomali pola angin yang berasal dari Samudra Hindia bergerak ke timur laut menusuk Jawa dan Sumatera, lalu berbelok ke timur menunjukkan pola yang mirip dengan musim penghujan. Pola angin itu mirip pola angin baratan atau monsunal Asia dari barat ke timur. Umumnya hal ini berlangsung pada musim penghujan, sedangkan saat ini adalah musim pancaroba menuju musim kemarau.

"Kondisi demikian menyebabkan wilayah Indonesia masih berptensi hujan dengan intensitas tinggi yang dapat memicu banjir dan longsor," tambah Sutopo. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Purbaya Bakal Bahas Layer Baru Cukai Rokok Oktober, Pengusaha Ilegal Siap-Siap

Sabtu, 05 September 2026 | 20:23

Kasus Tahura Singlurus Pintu Masuk, Koptasi Minta Selisih LHV Batubara SSS Diusut

Sabtu, 05 September 2026 | 20:20

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

Gen Z Antusias, Ribuan Anak Muda Padati LFF 2026 Sejak Pagi

Sabtu, 05 September 2026 | 19:44

Menhut Perkuat Penyelamatan Satwa Liar di Tengah Karhutla Kalteng

Sabtu, 05 September 2026 | 19:28

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Putusan Banding yang Meringankan di Kasus Andrie Yunus

Sabtu, 05 September 2026 | 19:13

OMC Berhasil Datangkan Hujan, KLH Pastikan Karhutla di Kalbar dan Kalteng Terkendali

Sabtu, 05 September 2026 | 19:00

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Ini Sejarah Letusannya

Sabtu, 05 September 2026 | 18:46

BAIK Bangkit dari Suspensi, Siapkan Jurus Pulihkan Kinerja

Sabtu, 05 September 2026 | 18:46

Kemenhut Siapkan Call Center Rescue 24 Jam Tangani Satwa Liar Terdampak Karhutla

Sabtu, 05 September 2026 | 18:37

Selengkapnya