Berita

rizal ramli/ist

Ini SMS Gus Romli ke Mas Karwo yang Isinya Seruan Stop Main Curang

SELASA, 04 JUNI 2013 | 13:03 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Tokoh nasional, DR. Rizal Ramli, gencar mengkampanyekan anti politik uang serta anti politik yang sengaja membungkam peluang kandidat-kandidat lain pada ajang Pemilukada Jatim 2013. Bukan cuma mengkampanyekannya ke publik, tapi juga langsung menohok tokoh yang memainkan politik curang tersebut.

Rizal Ramli yang di kalangan Nahdiyin akrab disapa Gus Romli ini, mengaku mempunyai bukti sahih yang dapat menunjukkan permainan kotor calon Gubernur Jawa Timur (petahana), Soekarwo. Waketum DPP Partai Demokrat itu, menurut Rizal, sewajibnya tidak memainkan politik kartel menjelang pemilihan gubernur pada 29 Agustus

Dalam beberapa kesempatan, mantan Menko Perekonomian ini, menyatakan, politik kartel yang diperankan Soekarwo bertujuan tidak memberi kesempatan kepada calon gubernur dan calon wakil gubernur tertentu. Hal ini agar dia bersama wakilnya yang juga calon Wakil Gubernur petahana Syaifullah Yusuf dapat melenggang tanpa adanya saingan berat. Dia memastikan, praktek kartel seperti ini berindikasi politik transaksional.


Bahkan, ia tegas meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut dugaan politik uang yang terjadi menjelang Pilgub Jatim. Selain itu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) juga diimbau menyelidiki praktik-praktik curang tersebut sebelum Pilgub digelar.

Tak berhenti di situ. Rizal Ramli membuka komunikasi langsung dengan Soekarwo. Lewat pesan singkat (Rizal Ramli tidak keberatan media massa mempublikasikannya), Ketua Aliansi Rakyat Untuk Perubahan (ARUP) ini mengkritik dan mengultimatum Soekarwo.

Berikut bunyi SMS-nya kepada Soekarwo, yang diteruskannya kepada redaksi, beberapa saat lalu: Mas Karwo. Cara-cara Mas Karwo menggunakan uang untuk menggagalkan partai-partai pendukung Khofifah sangat curang dan membahayakan Mas Karwo sendiri. Kami punya bukti-bukti tentang kecurangan Mas Karwo. Cara itu membunuh demokrasi di hulunya, dan meniadakan hak rakyat untuk memilih secara adil. Kami minta Mas Karwo menghentikan cara-cara curang ini. Demi kebaikan Mas Karwo sendiri, dan rasa keadilan. Salam dan Sampai Bertemu. DR. Rizal Ramli.

Pasangan Soekarwo dan Saifullah Yusuf memang dianggap bermasalah. Direktur Lembaga Kajian dan Survey Nusantara (Laksnu), Gugus Joko Waskito, menyebut, pasangan yang didukung 32 Parpol itu benar-benar panik menghadapi Pilkada Jawa Timur.

Mereka pun mempertontonkan sinetron politik dengan membawa seluruh pendukungnya, termasuk dua partai non parlemen yang sudah mendukung dan mendaftarkan pasangan Khofifah Indar Parawansa-Herman Sumawiredja.

"Tampak sekali mereka tidak ingin Khofifah maju sebagai Cagub. Rakyat Jawa Timur sedang dipertontonkan sinetron politik yang jelas-jelas jauh dari sifat demokratis. Pak De (Soekarwo) sedang galau rupanya," katanya beberapa saat lalu (Selasa, 21/5).

Gugus pun melihat strategi politik Soekarwo-Saifullah ini sebagai strategi politik yang salah dan narsis. Sebab bila pun Khofifah terjegal dan tidak bisa mencalonkan karena persyaratan dukungan dukungan partai kurang cukup, maka pendukung Khofifah pasti akan lari ke pasangan lain, yaitu pasangan Bambang DH-Said Abdullah. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Purbaya Bakal Bahas Layer Baru Cukai Rokok Oktober, Pengusaha Ilegal Siap-Siap

Sabtu, 05 September 2026 | 20:23

Kasus Tahura Singlurus Pintu Masuk, Koptasi Minta Selisih LHV Batubara SSS Diusut

Sabtu, 05 September 2026 | 20:20

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

Gen Z Antusias, Ribuan Anak Muda Padati LFF 2026 Sejak Pagi

Sabtu, 05 September 2026 | 19:44

Menhut Perkuat Penyelamatan Satwa Liar di Tengah Karhutla Kalteng

Sabtu, 05 September 2026 | 19:28

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Putusan Banding yang Meringankan di Kasus Andrie Yunus

Sabtu, 05 September 2026 | 19:13

OMC Berhasil Datangkan Hujan, KLH Pastikan Karhutla di Kalbar dan Kalteng Terkendali

Sabtu, 05 September 2026 | 19:00

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Ini Sejarah Letusannya

Sabtu, 05 September 2026 | 18:46

BAIK Bangkit dari Suspensi, Siapkan Jurus Pulihkan Kinerja

Sabtu, 05 September 2026 | 18:46

Kemenhut Siapkan Call Center Rescue 24 Jam Tangani Satwa Liar Terdampak Karhutla

Sabtu, 05 September 2026 | 18:37

Selengkapnya