Berita

Politik

China Ingin Membagi Pengalaman Berantas Korupsi

SENIN, 27 MEI 2013 | 12:36 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD Q RUSYDAN

Pemerintah Republik Rakyat China atau Tiongkok bersedia membagi pengalaman mereka dalam menghadapi kasus-kasus korupsi yang mengganggu proses pembangunan nasional.

Hal ini disampaikan Dutabesar RRC, Liu Jianchao, ketika menjawab pertanyaan mahasiswa FISIP Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah dalam Ambassador Talk yang digelar di kampus UIN, Jakarta, Senin pagi (27/5).

Media massa, katanya, memainkan peranan penting dalam pemberantasan korupsi. Media massa yang sehat, ujarnya, memiliki perhatian yang serius pada persoalan korupsi.


Selain itu, pendidikan juga memegang peranan penting. Korupsi dan bahayanya harus menjadi bagian dari kurikulum pendidikan.

"Pemerintah juga harus mampu menciptakan manajemen yang baik dalam mencegah, mendeteksi dan menghukum pelaku korupsi," latanya lagi.

Dia juga mengatakan hukuman mati di China termasuk hal yang mampu menekan tingkat korupsi. [ald]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya