Berita

ist

Dunia

Tuntut Perdana Menteri Mundur, Oposisi Ledakkan Bom di Ibukota

MINGGU, 26 MEI 2013 | 15:13 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Sebuah bom rakitan meledak di Ibukota Bangladesh, Dhaka, pada Minggu (26/5), dan mengakibatkan beberapa kendaraan hancur.

Sebagaimana yang dilansir ABC News (Minggu, 26/5), petugas kepolisian, Monirul Islam, mengatakan dalam insiden ini tidak ditemukan korban luka. Namun, pihaknya telah mengerahkan lebih dari 10.000 pasukan untuk berjaga-jaga di sekitar lokasi kejadian.

Islam menambahkan, pelaku merupakan aktivis oposisi yang menuntut agar Perdana Menteri Sheikh Hasina mengundurkan diri.


Pihak oposisi mendesak Hasina untuk menyerahkan kekuasaannya kepada pemerintah sementara sebelum pemilu pada awal tahun depan. Namun, pemerintah menolaknya dan mengatakan permintaan tersebut inkonstitusional.

Pasca insiden tersebut, kawasan pertokoan di Dhaka banyak yang tutup. Kendaraan yang melintas juga terlihat semakin sepi. [ian]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya