Berita

Dunia

Lima Tentara Tewas Diserang Bom Ketika Amankan Waisak

SABTU, 25 MEI 2013 | 15:08 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Lima tentara tewas dan satu lainnya terluka parah dalam serangan bom pinggir jalan di Thailand Selatan, Jumat (24/5).

Sebagaimana dilansir Asian Correspondent (Sabtu, 25/5), seorang pejabat kepolisian, Kolonel Jeera Setdao Ngerntrakul, mengatakan, pelaku meledakkan bom di Distrik Saiburi, Provinsi Pattani, saat sebuah truk yang membawa enam tentara sedang melintas.

Ia mengatakan, para tentara tersebut sedang dalam perjalanan dinas mengamankan kuil-kuil untuk perayaan hari raya Waisak.


Belum ada kelompok atau pihak yang mengaku bertanggungjawab. Namun, Ngerntrakul telah menuduh kelompok militan Islam yang melakukan penyerangan mematikan itu.

Serangan serupa hampir setiap hari terjadi meski baru-baru ini pemerintah telah berupaya mengadakan pembicaraan damai dengan kelompok militan.

Kawasan Thailand Selatan terus bergolak puluhan tahun dengan gerakan separatime yang didominasi kelompok Melayu-Islam. Pattani merupakan salah satu dari tiga provinsi di Thailand selatan dengan kekerasan terus menyebar ke provinsi lain. Perseteruan antara tentara Thailand dengan kelompok separatis di sini bukan hanya dikarenakan perbedaaan agama, tapi juga persoalan kesenjangan ekonomi politik, diskriminasi pemerintah pusat, dan pelanggaran HAM. [ald]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya