Berita

Sebastian Walter Kehl/ist

Olahraga

Kata Kapten Dortmund, Bayern Muenchen Bisa Hancur Usai Final

SABTU, 25 MEI 2013 | 14:40 WIB | LAPORAN:

Tidak berlebihan jika tahun ini adalah tahun milik Bayern Muenchen. Pasalnya, klub berujuluk FC Hollywood ini mampu mencatat rekor baru dalam Bundesliga dan juga memiliki catatan gol tertinggi dalam tiap pertandingan.

Bukti keperkasaan Bayern ini berlanjut di kompetisi Eropa. Tim Bavaria berhasil mencukur keperkasaan peraih scudeto Serie A Italia, Juventus di perempat final Liga Champions dengan agregat 4-0. Keperkasaan ini semakin menjadi-jadi kalatim besutan Jupp Heynkess ini mempercundangi raksasa asal Spanyol, Barcelona di semifinal dengan agregat tujuh gol tanpa balas. Tak pelak, piala Champions kali ini akan mengukuhkan status Muenchen sebagai satu-satunya klub sepakbola yang berkuasa di Jerman selama lima dekade terakhir ini.

Tentu ini merupakan pertanda buruk bagi Borussia Dortmund, yang akan melawan tim asal Munich itu dalam final Liga Champions malam dinihari nanti (Minggu, 26/5) di  Wembley Stadium, London, Inggris.


Namun kapten Dortmund, Sebastian Walter Kehl, justru menyebut bahwa semua fakta keperkasaan itu tidak sepenuhnya menguntungkan bagi Muenchen. Malah, lanjutnya, pertandingan hasil final nanti malam bisa menjadi bumerang bagi Philipp Lahm dkk.

"Mereka akan sangat gugup tentang apa yang bisa terjadi di London. Musim mereka akan hancur jika mereka tidak memenangkan final Liga Champions," kata gelandang bertahan Dortmund itu, seperti dilansir kantor berita ESPN, Jumat (24/5).

Kejadian seperti ini, lanjutnya, juga pernah terjadi sebelumnya, yaitu pada 1999 dan 2012 silam. Saat itu, Bayern dikalahkan Manchester United dan Chelsea final Liga Champions. Dua kekalahan ini berbuntut pada kepanikan Bayern oleh Dortmund di liga lokal. Padahal, ketika itu kekuatan Bayern sangat jauh melampaui Dortmund. [ian]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya