Berita

Imran Khan/ist

Dunia

Legendaris Pakistan Diperbolehkan Tinggalkan Rumah Sakit

RABU, 22 MEI 2013 | 15:44 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Seorang politisi Pakistan dari Partai Tehreek-e-Insaf (PTI) yang mengalami cedera punggung yang cukup serius saat kampanye telah diperbolehkan meninggalkan rumah sakit, Rabu (22/5).

Imran Khan, yang terjatuh dua hari sebelum pemilu berlangsung, dia telah menjalani pengobatan intensif di sebuah rumah sakit selama lebih dari dua minggu.

Seorang juru bicara PTI, Neemul Haq, membenarkan hal tersebut. "Alhamdulillah, Imran sudah bisa berjalan," kata Haq, seperti yang dikutip The Republic (Minggu, 22/5).


Namun, juru bicara Rumah Sakit Shaukat Khanum Memorial, Khwaja Nazir, mengatakan untuk sementara waktu Imran masih diharuskan untuk istirahat di rumahnya di Lahore Timur, karena ia masih dalam pantauan dokter.

"Ia mengenakan penahan di sekeliling punggungnya, yang harus dikenakannya selama empat hingga enam minggu," umgkap Nazir menambahkan.

Imran adalah sosok legendaris di negerinya. Meski harapan dia menjadi perdana menteri berikutnya kecil, tapi partainya bisa berperan sebagai “kingmaker” atau sebaliknya, jadi oposisi yang kuat di parlemen.

Kecelakaan ini membuat Imran Khan semakin tersohor. Di situs mikro blog Twitter, Imran Khan sempat menjadi trending topics worldwide.

Pada pemilu pada 11 Mei kemarin, PTI berada di posisi ketiga. Namun hal tersebut masih terbilang cukup baik karena mendapatkan 28 kursi dibanding pemilu tahun 2002 yang hanya mendapat satu kursi. [rsn]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya