Berita

JOKO WIDODO/IST

Olahraga

Beda Data dengan Komnas HAM, Jokowi akan Kroscek Jumlah Warga Waduk Pluit

JUMAT, 17 MEI 2013 | 12:49 WIB

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo akan melakukan cek ulang mengenai jumlah warga relokasi Waduk Pluit agar tidak ada pihak yang membonceng rencana tersebut.

"Nanti akan di kroscek lagi. Jangan sampai dibonceng oleh preman," kata Jokowi di kantor Komnas HAM, Jakarta Pusat, Jumat (17/5).

Dia mengemukakan hal itu sehubungan perbedaan data Pemprov DKI dengan  Komisi Nasional Hak Asasi Manusia soal jumlah warga relokasi Waduk Pluit.
Menurut Komisioner Komnas HAM Pemantauan dan Penyelidikan, Siane Indriani, ada 12 ribu warga yang mengadu ke Komnas HAM soal relokasi Waduk Pluit.

Menurut Komisioner Komnas HAM Pemantauan dan Penyelidikan, Siane Indriani, ada 12 ribu warga yang mengadu ke Komnas HAM soal relokasi Waduk Pluit.

Data Pemprov DKI hanya sekitar 7 ribu warga yang akan dipindahkan ke Rumah Susun Sewa Sederhana (Rusunawa) baik di Marunda, Cakung, maupun Pinus
Menurut Jokowi, banyak pihak yang memanfaatkan rencana relokasi warga yang tinggal di Sedimen Waduk Pluit tersebut.

"Karena nanti harus dipisahkan, mana yang mafia mana yang memang warga," katanya.

Jokowi mengatakan bahwa Rusun yang sudah siap menampung warga relokasi baru di Rusun Marunda, Pinus serta Cakung. Sedangkan Rusun yang ada di Luar Batang serta Muara Baru masih dalam tahap pengerjaan.[ant/wid]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya