Berita

Herve Poncharal

Olahraga

Bos Tech3 Tampik Isu Espargaro

JUMAT, 17 MEI 2013 | 08:54 WIB

Pemilik Yamaha Tech3, Herve Poncharal, menepis kabar bahwa ia mau mendatangkan runner-up Moto2, Pol Espargaro pada musim 2014 untuk menggantikan posisi Cal Crutchlow.

Kabar itu sempat membuat Crutchlow geram. Ia menilai, kemampuan Espargaro tidak sebanding dengan debut Repsol Honda, Marc Marquez. Poncharal sebenarnya pernah mencoba mejajakinya dengan Espargaro, tapi tidak mengatasnamakan Tech3.

Sekalipun begitu, dia tetap mempercayai Crutchlow untuk tetap fokus menyajikan balapan yang mengesankan hingga musim ini berakhir. “Saya tak pernah berbicara dengan Espargaro yang mengatasnamankan Tech 3. Saya tidak tahu apakah pembicaraan itu sudah disepakati dan harus dipilah-pilah,” kilah Poncharal, seperti dilansir Crash, kemarin.


Menurutnya, Tech3 sebenarnya punya empat pebalap. Crutchlow adalah satu-satunya pebalap yang kontraknya berakhir pada musim ini. “Sejauh ini, saya suka gaya balap Crutchlow. Saya bisa pastikan posisi Crutchlow aman 100 persen di tim ini,” katanya.

Ia menambahkan, tetap memberikan informasi sekecil apapun mengenai kabar Espargaro. “Sekarang, saya masih memberikan Crutchlow kesempatan untuk menunjukkan performanya sebelum pada akhirnya bertahan di Yamaha atau tidak pada musim depan,” ujarnya. [Harian Rakyat Merdeka]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya